Sawahlunto Re-Stocking 300 Ribu Bibit Ikan 2016

id Bibit Ikan

Sawahlunto Re-Stocking 300 Ribu Bibit Ikan 2016

Tebar bibit ikan. (Antara)

Sawahlunto, (Antara Sumbar) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan program re-stocking sebanyak 300 ribu ekor bibit ikan di kawasan perairan umum kota itu, pada 2016.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyangga populasi ikan pada habitat perairan darat guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan perairan umum yang melintasi kota ini," kata Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan dinas tersebut, Heri Sutrisno di Sawahlunto, Jumat.

Pada kegiatan tersebut, pihaknya bekerja sama dengan pihak Balai Benih Ikan (BBI) Muaro Kalaban sebagai penyedia bibit gratis dengan memusatkan penebaran benih ikan pada dua aliran sungai, masing-masing aliran sungai Batang Ombilin di Desa Rantih Kecamatan Talawi dan Batang Lunto di Kecamatan Silungkang.

Selain kegiatan budidaya ikan di perairan umum, lanjutnya, pihaknya terus melaksanakan kegiatan budidaya ikan perairan darat melalui kolam-kolam milik masyarakat dengan membagikan sebanyak 20 ribu bibit gratis.

"Diperkirakan jumlah total dari dua jenis kegiatan budidaya ikan tersebut akan menghasilkan sebanyak 200 ton lebih pertahun atau sudah melewati target pemenuhan produksi ikan di Sawahlunto oleh pihak pemerintah provinsi Sumbar, yakni sebanyak 138 ton ikan pertahun," kata dia.

Disinggung tentang upaya mengampanyekan program Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) yang diluncurkan pemerintah pusat untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, menurutnya sejak dilaksanakan pada 2009 oleh Forum Konsumsi Ikan (FORIKAN) setempat telah menunjukkan perkembangan positif.

Salah satunya, jelas dia, dapat dilihat dari beberapa pencapaian prestasi pada beberapa lomba menu berbahan ikan berbagai tingkatan, seperti juara harapan I tingkat nasional pada kegiatan lomba menu berbahan ikan laut yang dilaksanakan pada November 2016 di Jakarta.

"Pada 2017 Kota Sawahlunto kembali dipercaya mewakili Sumatera Barat untuk mengikuti lomba menu masak serba ikan tingkat nasional, yang kali ini diwakili oleh kelompok FORIKAN Kelurahan Durian II Kecamatan Barangin," ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat tingkat konsumsi ikan oleh masyarakat kota itu telah mencapai sebanyak 22,9 kilogram perkapita pada 2015.

"Meskipun sudah terbilang cukup tinggi dengan perbandingan jumlah penduduk sebanyak 65 ribu jiwa, angka tersebut masih dibawah tingkat konsumsi ikan di provinsi Sumbar yang sudah berada pada angka 28,8 kilogram perkapita setiap tahunnya," kata Kepala Bidang Perikanan dan Peternakan Sumbar, Heri Sutrisno.

Ketua FORIKAN setempat, Yenni Ali Yusuf menambahkan pihaknya terus berupaya memberikan penyuluhan di setiap kesempatan tentang nilai gizi dan manfaat yang bisa diperoleh.

Salah satunya dengan menggelar lomba-lomba memasak bersifat diversifikasi yang menjadikan ikan sebagai bahan utama dan diolah menjadi beberapa jenis makanan yang memiliki citarasa yang beragam dengan tampilan lebih menarik dan menggugah selera. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.