Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kota Padang dalam meningkatkan keterampilan dan kualitas perajin di daerah itu.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wakil Bupati Agam Trinda Farhan dengan Kepala Balai Diklat Industri Kota Padang, Jonni Afrizon dan Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Agam Jabanur, di Lubuk Basung, Selasa (15/11).
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan mengatakan kerja sama ini untuk menambah kemampuan perajin dan menghasilkan kerajinan lokal yang berkualitas baik.
"Mereka akan mengikuti pelatihan yang diberikan oleh BDI Kota Padang," katanya.
Selain pelatihan keterampilan, BDI Kota Padang juga akan membantu peserta pelatihan memasarkan produk yang baik secara luas.
Ia menambahkan kerja sama ini upaya nyata Pemkab Agam dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui keterampilan industri.
"Hal ini bentuk lain untuk dalam menekan pengangguran di daerah itu," tambahnya.
Wabup meminta kepada Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian dan Perdagangan Agam untuk bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan terkait bagaimana cara menumbuhkembangkan lapangan kerjaan melalui usaha industri masyarakat.
Kepala BDI Kota Padang Joni Afrizon mengatakan BDI menyediakan kuota pelatihan sebanyak 1.500 peserta untuk bordir dan fashion pada 2017.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Agam berusia 18 sampai 35 tahun agar memanfaatkan peluang ini karena Agam memiliki potensi kerajinan yang cukup banyak dan dikenal.
"Peserta akan menerima dua sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," katanya. (*)
