Permukiman Warga SP3 Tiumang Dharmasraya Terendam Banjir

id banjir#Dharmasraya

Permukiman Warga SP3 Tiumang Dharmasraya Terendam Banjir

Warga SP3 Kenagarian Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya sedang melihat kodisi air banjir yang mulai surut dari dalam rumahnya, Selasa sore. Banjir yang merendam sekitar 171 unit rumah warga tidak ada korban jiwa.(bib) (c)

Pulau Punjung, (Antara) Sedikitnya 171 unit rumah warga di Jorong Bukit Harapan, Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya terendam banjir akibat hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah itu sejak Senin malam.

Meluapnya sejumlah anak sungai di permukiman penduduk transmigrasi plasma kebun Kepala Sawit itu, terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 Wib dan sempat surut pada siangnya, namun hujan lebat terus turun sehingga banjir kembali terjadi pada Selasa pukul 16.00 Wib merendam permukiman warga.

Dalam peristiwa bajir dua kali berturut-turut itu, tidak ada laporan korban jiwa, hanya rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter hingga 1,5 meter, kata Asril (48) warga setempat ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya.

Bahkan, ada warga yang tengah melaksanakan pesta akibatnya tiga minibus milik tamu undangan terjebak dalam luapan banjir.

Asril yang juga Koordinator Forum Komunikasi Kemitraan Polisi Masyarakat (FKKPM) Kecamatan Tiumang itu menyebutkan, pada Selasa siang tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah meninjau lokasi, sekaligus membawa perahu karet.

Namun, ketika tim datang air mulai surut sehingga perahu karet di bawah kembali. Tapi, hujan intensitas lebat kembali terjadi sekitar pukul 14.00 Wib, akibatnya pada sorenya banjir kembali rendam rumah warga. Sebagian warga, katanya, sudah mengungsi ke rumah penduduk yang berada pada ketinggian.

"Kami berharap saat musim hujan sekarang, minta BPBD Dharmasraya menyiagakan satu unit perahu karet di permukiman tersebut," ujar Asril.

Secara terpisah Kepala Bagian Humas Setdakab Dharmasraya Budi Waluyo menanggapi pihaknya sudah mendapatkan laporan masyarakat dan telah berkoordinasi dengan jajaran BPBD Dharmasraya.

Ia mengatakan, BPBD sudah menurunkan tim kelokasi Selasa siang, tapi banjir sudah surut dan warga belum mendesak membutuhkan pertolongan sehingga perahu karet di bawah lagi ke posko.

Kendati demikian, jika memang banjir kembali terjadi tim BPBD Dharmasraya siap untuk turun, tapi diminta masyarakat memberikan laporan sesungguhnya.

Bupati Dharmasraya Syafrizal Ucok, kata dia, telah mengimbau masyarakat yang berada di daerah langganan bencana banjir agar waspada dan segera memberi laporan ke Posko BPBD. Tim BPBD Dharmasraya ketika ada laporan masyarakat berkaitan dengan bencana agar segera menindaklanjuti, karena terdapat sejumlah kawasan penduduk rawan dan sudah jadi langganan banjir di Kabupaten Dharmasraya, meliputi Abai Siang dan Timpeh.(bib)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.