Washington, (ANTARA/Reuters) - Kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat menghantam kapal nelayan setelah keduanya bertabrakan di Selat Hormuz, kawasan Teluk, Kamis, menghancurkan periskop kapal selam tapi tidak ada korban terluka, kata seorang anggota militer. Kapal nelayan itu nampak tidak sadar dengan keberadaan kapal selam milik AS. Kapal selam USS Jacksonville tidak mendapati kerusakan yang berarti, kata sumber Angkatan laut yang berbasis di Bahrain. "Reaktor nuklir kapal berada dalam keadaan aman. Seluruh sistem bisa bekerja sebagaimana mestinya," katanya. Kejadian tabrakan berlangsung pada pukul 5 pagi waktu setempat dan sedang berada dalam penyelidikan. Insiden serupa pernah terjadi pada bulan Agustus. Saat itu, terjadi tabrakan antara rudal pengendali jarak jauh AS dengan kapal tanker minyak. Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz jika AS tetap melarang program nuklirnya. Washington mengatakan akan tetap menempatkan angkatan lautnya di area Teluk untuk memastikan keamanan wilayah itu. (*/sun)
Berita Terkait
Prabowo ungkap modus kartel selundupkan narkoba via kapal selam
Rabu, 29 Oktober 2025 19:43 Wib
Pemkab Agam lanjutkan pencarian nelayan hilang di Danau Maninjau gunakan tim selam
Sabtu, 13 September 2025 7:57 Wib
Presiden Prabowo: Indonesia, Brazil siap kolaborasi untuk rudal, kapal selam
Kamis, 10 Juli 2025 4:59 Wib
KWBT Mandeh Pesisir Selatan surganya olahraga selam
Senin, 27 November 2023 19:42 Wib
Dinas Pariwisata Pesisir Selatan berikan Pelatihan Pemandu Selam
Rabu, 11 Oktober 2023 5:07 Wib
Pemkab Agam kerahkan tim selam cari nelayan tenggelam di Danau Maninjau
Senin, 25 September 2023 13:34 Wib
Fokuskan peperangan antikapal selam, China perpanjang masa latihan militer di sekitar Taiwan
Selasa, 9 Agustus 2022 10:51 Wib
KKP bantu peralatan selam ke kelompok konservasi di Pasaman Barat
Senin, 30 Mei 2022 15:10 Wib
