Pembangunan Tiga Pasar Solok Selatan Masih Tender

id Pembangunan, Tiga, Pasar, Solok Selatan

Padang Aro, (AntaraSumbar) - Rencana pembangunan tiga buah pasar tradisional di Solok Selatan, Sumatera Barat, masih dalam proses tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), kata pejabat Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) setempat.

"Kami akan membangun tiga pasar tradisional pada 2015 dengan anggaran Rp1,7 miliar," kata Kepala Dinas Koperindag Solok Selatan Akhirman di Padang Aro, Selasa.

Dia menyebutkan, tiga unit pasar yang akan dibangun tahun ini yaitu Pakan Sabtu di Ujung Jalan Kecamatan Pauah Duo, Pakan Jumat di Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu dan Pasar Sungai Sungkai Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Untuk Pasar Pakan Sabtu Ujung Jalan, kata dia, akan dilakukan pembangunan dua unit kios dengan alokasi dana Rp800 juta. Pembangunan Pasar Pakan Sabtu Ujung Jalan merupakan permintaan warga setempat sebab yang ada sekarang sudah tidak mencukupi lagi untuk menampung pedagang.

Selanjutnya, Pasar Pakan Jumat Pasir Talang dengan dana Rp350 juta dengan pembangunan kios satu unit. Sedangkan untuk Pasar Sungai Sungkai dengan dana Rp550 juta juga akan di bangun satu unit kios.

Pasar Sungai Sungkai ini, imbuhnya, sekarang sudah semakin sempit dengan terus bertambahnya pedagang dan pengunjung sehingga harus segera dilakukan penambahan.

Sekarang, sebutnya, pedagang yang berjualan di Pasar Sungai Sungkai sudah banyak di pinggir jalan sehingga mengganggu arus lalulintas. Uuntuk itu perlu pengembangan lebih lanjut demi kenyamanan pedagang maupum pembeli.

"Ketiga pasar ini merupakan kebutuhan mendesak dan harus dibangun secepatnya agar perputaran dan kelancaran jual beli lebih baik lagi," katanya.

Ia berharap, dengan adanya pembangunan tiga unit pasar ini nantinya pertumbuhan ekonomi masyarakat akan lebih baik lagi.

"Pembangunan pasar bertujuan untuk mempermudah proses jual beli sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat," imbuhnya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.