Sulit Air Sepakat (SAS), merupakan salah satu organisasi perantauan masyarakat Minang yang harus diakui paling terkenal dan terbesar di Ranahminang. Organisasi yang didirikan perantau dari Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok ini, berdiri tahun 1918 dan merupakan organisasi perantauan pertama di Sumatera Barat. Dewasa ini, SAS telah memiliki 80 Dewan Perwakilan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia dan 4 DPC di luar negeri (Malaysia, Sidney, Melbourne dan Washington City). Keberadaan SAS dalam pembangunan nagari, telah diakui banyak pihak. Bahkan mantan Gubernur Sumatera Barat, Drs.H.Hasan Basri Durin mengatakan kalau SAS merupakan organisasi perantauan Minang yang paling kuat dalam memberikan dukungan dana pembangunan untuk nagari mereka, bahkan hingga saat sekarang ini. Tak hanya terkait konstribusi atas pembangunan daerah, organisasi ini pun secara rutin menggelar konferensi atau Musyawarah Besar (MUBES) setiap dua tahun sekali. Kegiatan itu diselenggarakan sebagai wadah silaturahmi anak nagari dalam rangka membahas berbagai persoalan pembangunan kampung halaman dan sekaligus untuk mengumpulkan dana untuk pembangunan nagari.Eksistensi SAS sebagai sebuah organisasi perantauan, mengalami kemajuan yang cukup pesat terutama setelah suksesnya pelaksanaan Mubes pertama di Ciloto, Jawa Barat pada tanggal 3 Juli 1970. Mubes pertama ini berhasil merumuskan SAS secara formal sebagai organisasi perkumpulan bagi masyarakat perantau Sulit Air. Hasil Mubes ini kemudian dituangkan dalam Anggaran Dasar (AD) pada pasal I ayat 2 organisasi SAS dan menjadi pedoman bagi keberlanjutan organisasi yang dipimpin oleh seorang Ketua Umum yang dipilih secara demokratis di setiap Mubes.Berikut nama-nama Ketua Umum SAS mulai dari tahun 1970-sekarang :1. H.Syamsul Bahri Nur, (1970-1972)2. H.Rozali Usman, SH, (1973-1977)3. H.Armon Syamsudin, (1978-1980)4. H.Fakhruddin Panuh, SH, (1981-1982)5. H.Rozali Usman, SH, (1982-1984)6. H.Nur Aksar, (1984-1986)7. Drs.H.Rainal Rais, (19860-1998, 6 periode)8. H.Zulherfin Zubir, (1998-skrg, 5 periode)Dalam menjalankan organisasi, DPP SAS yang berkedudukan di Jakarta, dibantu oleh tujuh Koordinator Wilayah (KORWIL). Yang tiap Korwilnya membawahi DPC.Setiap Korwil terdiri dari beberapa DPC-DPC yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan mancanegara.1. Korwil SAS I Wilayah kerja : Sumbar, Sumut dan Aceh.2. Korwil SAS II Wilayah kerja : Riau, Kepri 3. Korwil SAS III Wilayah kerja : Sumsel dan Jambi4. Korwil SAS IV Wilayah kerja : Lampung5. Korwil SAS V Wilayah kerja : DKI Jakarta dan sekitarnya6. Korwil SAS VI Wilayah kerja : Luar Negeri7. Korwil SAS VII Wilayah ketja : Provinsi Bengkulu.
Berita Terkait
Wawako Solok Sambut kunjungan Yayasan Yari School dan Perwakilan Eno School Finlandia
Sabtu, 31 Januari 2026 18:12 Wib
Pemkot Pariaman dan pesantren jalin kerjasama tingkatkan akhlak generasi dan pendidikan Islam
Sabtu, 31 Januari 2026 14:57 Wib
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
Sabtu, 31 Januari 2026 10:59 Wib
Jadwal dan prakiraan pertandingan, pelatih Persib anggap Persis tim baru
Sabtu, 31 Januari 2026 10:47 Wib
Satu angka dan tiga gol di Bali, Semen Padang FC beri tekanan ke PSM
Sabtu, 31 Januari 2026 9:34 Wib
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Sabtu (31/01/2026) hari ini kompak merosot
Sabtu, 31 Januari 2026 8:36 Wib
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Sabtu (31/01/2026)
Sabtu, 31 Januari 2026 4:48 Wib
PLN UP3 Solok Perkuat Budaya K3 lewat Apel dan Edukasi Bulan K3 Nasional 2026
Jumat, 30 Januari 2026 18:52 Wib
