Padang, (Antara) - Irigasi pertanian di Sumatera Barat tidak hanya irigasi tersier, tetapi juga irigasi sekunder, dan kedua-duanya akan diperbaiki pada 2015, kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Saluran irigasi tersier akan diperbaiki dengan bantuan Kementerian Pertanian, sedangkan perbaikan irigasi sekunder akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan dana pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP), kata dia di Padang, Rabu. Dia mengatakan, perbaikan irigasi sekunder dengan dana pinjaman PIP tersebut telah dikaji dan sangat menguntungkan bagi masyarakat Sumatera Barat. Sementara itu, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat berkunjung ke Sumatera Barat beberapa waktu lalu juga telah berjanji akan membantu perbaikan irigasi tersier di Sumatera Barat dalam usaha untuk meningkatkan produksi padi di Sumbar. Sumatera Barat merupakan salah satu lumbung padi nasional dan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat. Mentan Amran Sulaiman berjanji akan memberikan bantuan pada pertanian di Sumbar, salah satunya perbaikan irigasi dengan syarat produksi padi Sumbar bisa naik menjadi tiga juta ton tahun 2015, kata dia. Dia mengatakan, saat ini produksi padi Sumatera Barat sudah surplus 800.000 ton dari kebutuhan masyarakat. Tahun ini, produksi padi mencapai 2,49 juta ton. Tahun depan akan kita tingkatkan menjadi tiga juta ton seperti target yang diberikan pemerintah pusat, kata dia. Irwan mengatakan, dengan perbaikan irigasi Pemprov Sumbar optimis bisa mengejar target produksi padi yang ditetapkan pemerintah pusat tersebut. Dengan adanya irigasi, petani yang biasanya panen sekali setahun, bisa panen dua kali sehingga produksi meningkat, kata dia. Saat ini menurut dia jaringan irigasi yang perlu diperbaiki di Sumbar seluas 127.953 hektar sawah.(**/mko)
Irigasi Sekunder dan Tersier Sumbar akan Diperbaiki
Irwan Prayitno
