Padang Aro, (Antara) - Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Institution Concervation Society (ICS) Solok Selatan memberikan pelatihan jurnalistik kepada masyarakat di daerah itu tentang sistem hutan kerakyatan (SHK). Direktur Eksekutif ICS Solok Selatan Salpayandri, di Padang Aro, Jumat (28/11), mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di daerah itu karena selama ini sudah banyak terjadi kerusakan hutan akibat eksploitasi kayu hutan secara berlebihan. "Masyarakt yang hidup di pinggir hutan sebetulnya sudah mengenal model pengelolaan kawasan hutan secara arif yang diwariskan secara turun temurun, tetapi sudah tergerus akibat agenda modernisasi," katanya. Dia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan dan mengomunikasikan dalam bentuk tulisan maupun gambar wilayah SHK di lokasi masing-masing. Selain itu harapnya, juga untuk meningkatkan kemampuan masyarakat peserta dalam menyusun profil wilayah SHKK di wilayah tempat tinggalnya. Pelatiah tersebut diikuti 25 orang peserta yang terdiri dari lembaga pengelolaan hutan adat (LPHA), walinagari, ketua kelompok tani serta pecinta alam. Narasumber pelatihan wartawan senior Kisworo menjelaskan, dengan jurnalisme warga mereka bisa membuat media sendiri. "Jurnalisme warga bertujuan mendapatkan masyarakat yang mandiri," jelasnya. Dia menjelaskan, menulis berita tidak sulit asal ada kemauan dan mau mencoba dan tidak takut salah asalkan penulisannya sesuai dengan data dan fakta serta tidak meyalahi etika. Dia menyebutkan, jurnasil warga ini sebetulnya sudah diterapkan di daerah lain dan berhasil bahkan program ini di dukung oleh pemerintah daerah. "Jika masyarakat di Solok Selatan berkeinginan maka mereka juga bisa membuat sebuah media jurnalis warga," jelasnya. (**/rik/WIJ)
Berita Terkait
Pemkab Padang Pariaman beri penghargaan kepada 600 relawan bencana hidrometeorologi
Senin, 12 Januari 2026 16:20 Wib
Guardiola: Rodri beri angin segar saat City diimbangi Sunderland
Jumat, 2 Januari 2026 12:51 Wib
Kemensos beri Rp3 juta per keluarga untuk isi perabotan di huntara
Senin, 29 Desember 2025 16:34 Wib
Kemkomdigi dan Telkom beri bantuan ke wilayah paling terdampak di Aceh
Kamis, 25 Desember 2025 13:05 Wib
Berdialog dengan korban bencana, Rektor UNAND beri keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak
Senin, 22 Desember 2025 7:16 Wib
IDAI Sumbar beri layanan komprehensif bagi 631 anak terdampak bencana
Jumat, 19 Desember 2025 15:32 Wib
Kapolri beri bantuan untuk anggota Polri korban bencana di Sumbar
Kamis, 18 Desember 2025 16:07 Wib
Pemerintah beri fleksibilitas bagi ASN untuk WFA selama 29-31 Desember
Kamis, 18 Desember 2025 12:39 Wib
