Palembang, (Antara) - Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) mendukung pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor28 yang mewajibkan pencantuman gambar peringatan bahaya merokok pada setiap kemasan rokok. "Saya mendukung pemberlakuan peraturan itu," kata Jokowi saat dalam perjalanan kampanye dari Jambi menuju Palembang, Selasa. Meski Indonesia dinilai kalah start dibanding beberapa negara dalam mengimplementasikan peraturan tersebut, Jokowi tetap optimistis peraturan itu dapat mengurangi jumlah perokok dan mencegah keinginan individu yang hendak merokok. "Terlambat ya tidak apa-apa asal jangan terlambat jauh saja," katanya. Jokowi mengaku dirinya tidak pernah merokok sejak kecil. Istrinya, Iriana Widodo, menambahkan suaminya bahkan tidak suka minum kopi atau pun teh. "Bapak sukanya minum jamu saja, jamu temulawak setiap pagi," kata Iriana. Jokowi pun menimpali kalau dirinya suka "ngejam" alias nge-jamu atau minum jamu. "Saya sukanya minum air putih, jus, teh juga jarang, minum jamu temulawak pun hanya pagi kalau dibuatin istri," kata Jokowi. Mulai hari ini, Selasa (24/6), semua produk rokok wajib mencantumkan peringatan Bahaya Merokok Bagi kesehatan dengan gambar menyeramkan pada rokok. Rokok yang tidak mencantumkan akan ditarik dari peredaran. Besaran gambar peringatan bahaya merokok itu ini akan mengambil 40 persen dari bungkus rokok. (*/jno)
Berita Terkait
Komitmen berkelanjutan, PT Semen Padang dukung pencegahan stunting di tiga kecamatan
Minggu, 25 Januari 2026 13:08 Wib
Pulihkan ekologi pascabencana, PT Semen Padang serahkan 10 ribu bibit kaliandra dukung gerakan sejuta pohon
Jumat, 23 Januari 2026 20:15 Wib
Dukung pembangunan flyover, Pj Sekda Padang bahas pembebasan lahan Sitinjau Lauik
Jumat, 23 Januari 2026 13:56 Wib
RI terus pantau WNI anak yang ditahan di Yordania akibat dukung ISIS
Rabu, 14 Januari 2026 15:13 Wib
Spesialis Gizi: Food genomics bisa dukung perbaikan tren kesehatan
Minggu, 11 Januari 2026 11:13 Wib
Dukung Sumbar Bangkit Pascabencana, SIG Group dan 11 Distributor Bantu 10.000 Zak Semen
Sabtu, 10 Januari 2026 4:51 Wib
Terkait Piala Dunia 2026, ANTARA dukung penuh penayangan oleh TVRI
Jumat, 9 Januari 2026 19:45 Wib
Menyongsong tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN ajak jajaran kerja bersama dukung program kerja
Selasa, 6 Januari 2026 15:21 Wib
