Jakarta, (Antara) - Anggota Tim Sukses pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), AM Hendropriyono menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ihwal larangan Perwira Tinggi TNI/Polri mendukung pasangan capres-cawapres hanya mengingatkan secara normatif. "Menurut saya kayaknya (pernyataan SBY) lebih condong mengingatkan secara normatif," kata Hendropriyono di Jakarta, Selasa. Dia mengatakan pernyataan SBY itu tidak menyudutkan pasangan Jokowi-JK. Menurut dia setelah dirinya menonton rekaman ulang pernyataan SBY itu berulang kali, dirinya meyakini SBY hanya memperingatkan saja. Sebelumnya saat memberikan arahan kepada Perwira Tinggi TNI/Polri aktif di Kementerian Pertahanan, Senin (2/6), Presiden SBY mengatakan adanya informasi pihak-pihak tertentu yang mencoba mempengaruhi Perwira Tinggi aktif. (*/jno)
Berita Terkait
Sumpah pernyataan kehilangan sertipikat oleh Kementerian Pekerjaan Umum difasilitasi Kantor Pertanahan Pasaman
Selasa, 2 Desember 2025 15:46 Wib
MKD putuskan Sahroni langgar kode etik karena pernyataan tak bijak
Rabu, 5 November 2025 15:45 Wib
Kejagung klarifikasi pernyataan soal Riza Chalid-Jurist Tan stateless
Selasa, 7 Oktober 2025 19:35 Wib
Prabowo dan delapan parpol sampaikan sikap bersama soal demonstrasi
Minggu, 31 Agustus 2025 16:24 Wib
Menteri ATR minta maaf soal penyataannya yang viral di masyarakat
Selasa, 12 Agustus 2025 12:51 Wib
Puan Amini Pernyataan Prabowo soal Hubungan PDIP dan Gerindra : Dari Dulu Kakak-Adik
Kamis, 24 Juli 2025 4:57 Wib
Fadli Zon sebut pernyataan perkosaan massal 1998 pendapat pribadi
Rabu, 25 Juni 2025 10:22 Wib
Menbud buka suara soal pernyataan tentang tragedi Mei 1998
Senin, 16 Juni 2025 12:49 Wib
