PBB, AS, (Antara/AFP) - Sekelompok 58 negara dipimpin Swiss Senin menyatakan "dukungan kuat" kepada usulan Prancis untuk menyeret Suriah ke depan Mahkamah Pidana Internasional, satu langkah yang diperkirakan akan ditolak oleh Rusia dan Tiongkok. Dalam surat atas nama kelompok, Duta Besar Swiss untuk PBB, Paul Seger, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi rancangan resolusi "untuk mengirim pesan kuat dukungan politik itu." "PBB - Dewan Keamanan dan keanggotaan yang lebih luas - harus bersatu dalam bertindak demi keadilan dan akuntabilitas bagi para korban konflik di Suriah," tulis Seger. Amerika Serikat tidak menandatangani surat itu, tetapi mendukung usulan Prancis, kata para diplomat. Namun, para diplomat mengatakan, Tiongkok dan Rusia, sekutu dekat Suriah, kemungkinan akan memveto langkah itu dalam pemungutan suara yang diperkirakan akan berlangsung Kamis. Jika Beijing dan Moskow menggunakan hak veto mereka, itu akan menjadi yang keempat kalinya mereka melakukannya terhadap resolusi Barat, sejak awal krisis Suriah tiga tahun lalu. Negara-negara Barat telah mengecam kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah Suriah terhadap warga sipil yang katanya mencakup penyiksaan sistematis, serangan senjata kimia dan penggunaan "bom Barrel" yang dikemas dengan bahan peledak. Konflik di Suriah sejauh ini telah menewaskan 150.000 orang dan menelantarkan hampir separoh penduduknya. (*/sun)