Bahrain Penjarakan 11 Demonstran Syiah Karena Serang Polisi
Selasa, 15 April 2014 7:03 WIB
Dubai, (Antara/AFP) - Sebuah pengadilan Bahrain hari Senin menjatuhkan hukuman penjara lima tahun masing-masing kepada 11 demonstran Syiah karena menyerang polisi dengan tongkat besi dan bom bensin di dekat Manama tahun lalu, kata satu sumber pengadilan.
Orang-orang itu dituduh mengambil bagian dalam demonstrasi tanpa izin di desa Syiah Al-Maameer, sebelah selatan ibu kota Bahrain, pada Juni lalu, kata sumber tersebut.
Jaksa juga menuduh para demonstran itu menyerang patroli polisi dengan "bom Molotov dan tongkat besi", tambah sumber itu.
Puluhan orang Syiah diadili karena insiden-insiden kerusuhan setelah protes yang diilhami Musim Semi Arab pada Februari 2011, dimana demonstran menuntut reformasi di negara kerajaan yang diperintah Sunni itu.
Protes Syiah mengarah pada penumpasan di berbagai penjuru negeri sebulan kemudian, yang dibantu oleh pasukan Teluk pimpinan Arab Saudi yang memasuki Bahrain untuk mendukung keluarga Al-Khalifa yang berkuasa.
Tiga tahun berlalu dan Bahrain, yang menjadi tempat Armada Kelima AS, tetap terpecah dan demonstran sering bentrok dengan pasukan keamanan di desa-desa Syiah di luar ibu kota.
Tahun lalu, pihak berwenang meningkatkan hukuman bagi mereka yang terbukti bersalah melakukan kekerasan, dengan memberlakukan pidana mati atau hukuman seumur hidup untuk kasus-kasus tertentu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Iran penjarakan pengunggah video roket yang menghantam pesawat Ukraina
15 January 2020 10:40 WIB, 2020
UU baru Australia siap penjarakan perusahaan medsos yang tidak menghapus konten kekerasan
04 April 2019 11:44 WIB, 2019
Tiongkok Penjarakan Pegiat Karena Tuntut Pengungkapan Kekayaan Pejabat
18 April 2014 15:56 WIB, 2014
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018