
Bahrain Penjarakan Tujuh Pemrotes Syiah 15 Tahun

Dubai, (Antara/AFP) - Satu pengadilan Bahrain Minggu menghukum tujuh warga Syiah sampai 15 tahun penjara setelah memvonis mereka atas serangan yang melukai seorang polisi selama protes, kata satu sumber pengadilan. Para terdakwa mengaku mengambil bagian dalam protes resmi dan memiliki bom-bom molotov, kata sumber itu. Selama Desember 2012 demonstrasi di desa Syiah Dia dekatManama, di mana polisi diserang dan satu terluka. Puluhan anggota Syiah telah berusaha mengikuti jejak pemberontakan setelah kerusuhan Arab Spring menginspirasi protes-protes pada pertengahan Februari 2011, di mana para demonstran menyerukan reformasi-reformasi di kerajaan yang dikuasai Sunni itu. Protes-protes yang dipimpin Syiah menyebabkan tindakan keras secara nasional sebulan kemudian, didukung oleh pasukan Teluk Arab yang dipimpin Saudi meluncur ke Bahrain yang mendukung putusankeluarga Al-Khalifa. Tiga tahun di Bahrain, rumah bagi Armada Kelima AS, masih sangatterpecah dan para demonstran bentrok dengan pasukan keamanan di desa-desa Syiah di luar ibu kota. Tahun lalu, pihak berwenang meningkatkan hukuman bagi mereka yang hukum karena kekerasan, memperkenalkan hukuman mati atau hukuman seumur hidup dalam kasus-kasus ertentu. Setidaknya 89 orang tewas di Bahrain sejak aks-aksi protes dimulai, menurut Federasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
