Pesawat Pembawa Mantan PM Libya Berhenti di Malta
Rabu, 12 Maret 2014 19:32 WIB
Roma, (Antara/AFP) - Pesawat pembawa mantan perdana menteri Libya Ali Zeidan berhenti sebentar untuk mengisi bahan bakar di Malta segera setelah ia digulingkan, kata Perdana Menteri Malta Joseph Muscat pada Rabu.
"Pesawat itu berhenti di Malta dua jam untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke negara Eropa," kata Muscat dalam wawancara televisi tanpa memastikan tujuan akhirnya.
Persinggahan itu terjadi beberapa jam setelah Zeidan Selasa kehilangan suara kepercayaan dalam parlemen Libya.
Jaksa agung Libya Selasa malam memberlakukan larangan bepergian kepada Zeeidan karena ia diduga terlibat dalam penyelewengan dana publik.
Muscat mengatakan ia bertemu dengan Zeidan sebentar selama persinggahan itu. Pertemuan itu adala satu tanda persahabatan pribadi antara mereka, katanya dan menambahkan Malta mengawasi dengan seksama yang terjadi di Libya.
Zeidan digulingkan setelah kapal tangki berbendera Korea Utara mengangkut minyak mentah dari satu terminal minyak yang dikuasai pemberontak yang menerobos blokade angkatan laut dan melarikan diri ke laut lepas.
Episode itu menandakan lemahnya pemerintah Zeidan, yang gagal menguasai bekas milisi pemberontak yang menguasai daerah-daerah mereka sendiri setela pemberontakan tahun 2011 yang mengakhiri pemerintah Muamar Gaddafi selama empat dasa warsa.
Pemimpin itu bahkan pernah diculik sebentar oleh mantan milisi pemberontak di tengah ibu kota Tripoli Oktober lalu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018