BNPB Kumpulkan Seluruh Kades di Riau Bangun Embung
Kamis, 6 Maret 2014 15:03 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengumpulkan seluruh kepala desa dan lurah dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau untuk diberikan pengarahan membangun embung atau cekungan penampung air (retention basin).
"Terutama di daerah-daerah rawan terjadi kebakaran lahan, selayaknya dibangun embung cukup besar sehingga saat terjadi kebakaran lahan, petugas tidak kesulitan untuk mencari sumber air," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif kepada pers di Posko Satuan Tigas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kamis.
Ia mengatakan, direncanakan ribuan kades dan lurah tersebut akan dikumpulkan pada Jumat (7/3), diberikan pengarahan untuk bersama membangun embung dan cara lainnya untuk menanggulangi terjadinya kebakaran lahan di Riau.
Termasuk juga di kawasan perkebunan, hutan tanam industri, menurut dia juga laik dibangun embung agar memudahkan kerja petugas dalam memadamkan titik kebakaran lahan yang terjadi di sekitarnya.
Syamsul mengatakan, embung-embung tersebut sangat penting dibangun di seluruh pedesaan atau kawasan hutan dan lahan, karena belajar dari pengalaman, setiap upaya pemadaman kebakaran lahan selalu air menjadi kendalanya.
Makanya, kata dia, saat ini akan terus menerus dilakukan upaya hujan buatan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dengan harapan apabila terjadi hujan, maka embung-embung tersebut sudah terisi air.
"Kami menargetkan, pada Maret ini embung-embung tersebut sudah ada di tiap desa, khususnya di wilayah rentan teradi kebakaran lahan. Ini embungnya harus yang besar agar kapasitas airnya cukup banyak," katanya.
Selain upaya dari Satuan Tugas (Satgas) Udara dari Tim Penanggulangan Bencana Kabut Asap, petugas darat (Satgas Darat) juga akan terus melakukan pemadaman titik-titik kebakaran lahan, katanya.
Fokusnya menurut dia masih pada titik-titik kebakaran lahan besar seperti di Kabupaten Bengkalis dan Meranti.
"Jangan sampai kebakaran lahan ini berlarut-larut sehingga menimbulkan dampak serius bagi masyarakat," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPD IKA Unand Jabodetabek gelar bazar amal dan pentas seni, kumpulkan donasi Rp100 juta
09 February 2026 11:03 WIB
Prasetyo Hadi ungkap alasan Presiden Prabowo kumpulkan guru besar di Istana
15 January 2026 10:06 WIB
Makan bajamba di Sawahlunto kumpulkan donasi Rp20 juta bantu korban bencana Sumbar
01 December 2025 16:21 WIB
Aksi bela dan konser amal Opick dari Padang Panjang untuk Palestina kumpulkan donasi Rp.310 juta
23 November 2025 18:52 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018