Sawahlunto (ANTARA) - Pemerintah Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat mengumpulkan donasi untuk bantuan korban bencana longsor dan banjir senilai total Rp19 juta lebih dalam prosesi makan bajamba peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Sawahlunto ke-137.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, di Sawahlunto, Senin, menyampaikan kota itu merayakan momen HJK dalam suasana duka cita Provinsi Sumbar yang sejumlah kabupaten dan kota dilanda bencana hidrometeorologi yang menelan korban jiwa puluhan orang dan kerusakan harta benda miliaran rupiah.
“Sebagai wujud kepedulian dan dukungan bagi korban bencana di ranah Minang, kesempatan berkumpul dalam prosesi makan bajamba Tahun 2025 ini kami jadikan sebagai momen mengumpulkan bantuan, Alhamdulillah disambut antusias dan terbukti sumbangan yang dikumpulkan hampir mencapai Rp20 juta,” kata dia.
Ia menjelaskan nantinya hasil pengumpulan bantuan itu akan diserahkan secara resmi oleh Pemerintah Kota Sawahlunto kepada pemerintah daerah terdampak bencana secara profesional dan transparan.
“Mungkin untuk penyerahan kita tunggu dulu, karena dalam rangkaian HJK masih ada sejumlah acara. Jadi bagusnya di acara-acara tersebut nanti kita kembali kumpulkan donasi, setelah itu kita gabung semuanya baru diserahkan,” ujarnya merinci.
Wali Kota menyebut sebelumnya Pemerintah Kota Sawahlunto juga telah mengirimkan jajaran Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebanyak enam orang untuk membantu operasional dapur umum di Posko bencana Kota Solok.
Kemudian pada Minggu (30/11), tim Pramuka Peduli Kwarcab Kota Sawahlunto yang dipimpin langsung Ketua Kwarcab yakni Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah mengantarkan secara langsung bantuan yang telah dikumpulkan beberapa hari sebelumnya, juga diserahkan ke Posko bencana Kota Solok.
“Itulah wujud nyata perhatian dan kepedulian masyarakat serta pemerintah di Sawahlunto bagi daerah tetangga yang sedang berduka dilanda bencana,” kata dia.
Setelah itu Kepala Bidang Sosial DinsosPMD PPA Kota Sawahlunto Irwan Junaidi merinci jumlah donasi yang dikumpulkan pada makan bajamba yakni mencapai Rp18.478.000,- ditambah 339 ringgit.
“Sumbangan senilai 339 ringgit ini berasal dari Pergerakan Puteri Islam Malaysia (PPIM) Perhubungan Negeri Terengganu yang sedang melaksanakan kegiatan di Kota Sawahlunto. Alhamdulillah, mereka tergerak hatinya turut serta menyumbang untuk bencana Sumbar melalui donasi di Sawahlunto,” kata dia.
Ia menjelaskan teknis pengumpulan donasi dilakukan tim BPBD dan Dinsos dengan berkeliling ke tenda-tenda para peserta makan bajamba.
