Belanda Anugerahi Medali Prins Hendrik kepada AL
Kamis, 27 Februari 2014 13:27 WIB
Jakarta, (Antara) - Pemerintah Belanda melalui Angkatan Lautnya, Royal Netherlands Navy (RNN) menganugerahi medali kehormatan Prins Hendrik kepada TNI Angkatan Laut sebagai apresiasi atas kerja sama dan persahabatan yang telah terjalin dengan baik selama bertahun-tahun.
Medali itu diserahkan Commander of Royal Netherlands Navy (KSAL Belanda) Laksamana Madya Matthieu JM Borsboom kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio dalam upacara militer di KRI Ahmad Yani-351 yang bersandar di dermaga Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
Acara tersebut dihadiri Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia HE Mr Tjeer de Zwaan bersama sejumlah stafnya dan para pejabat teras TNI AL.
Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Agung Pramono mendampingi KSAL Belanda dan KSAL Laksamana TNI Marsetio berkeliling kapal.
KSAL Belanda Laksdya Matthieu JM Borsboom mengaku sudah hampir 30 tahun Angkatan Laut Belanda bekerja sama dengan TNI AL, dimana terjadi perkembangan yang sangat signifikan.
Medali Prins Hendrik biasanya dianugerahkan kepada seorang atau institusi yang telah memberikan kontribusi positif kepada Angkatan Laut Belanda. TNI AL merupakan institusi kedua yang menerima penganugerahan medali ini.
"Sebelumnya adalah Angkatan Laut Inggris," katanya.
KSAL Laksamana TNI Marsetio menyambut baik kunjungan orang pertama di Angkatan Laut Belanda itu dan memberikan apresiasi terhadap segala perhatian yang diaktualisasikan dalam bentuk penganugerahan medali kehormatan Prins Hendrik.
"Saya berharap hubungan kerja sama TNI AL dengan RNN ke depan dapat berjalan dengan baik dan konstruktif, bahkan ditingkatkan pada masa yang akan datang," kata KSAL.
Ia mengatakan, TNI AL merupakan institusi kedua yang menerima penganugerahan medali itu karena yang pertama kali menerima medali tersebut adalah Angkatan Laut Inggris.
"Indonesia adalah negara kedua di dunia yang mendapatkan medali ini. Negara pertama adalah Inggris. Hal itu wajar karena Inggris merupakan negara tetangga Belanda," kata Marsetio.
Sebelumnya KSAL Belanda Laksdya Matthieu JM Borsboom telah melaksanakan kunjungan kehormatan kepada KSAL Laksamana TNI Marsetio di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur; Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap; dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Kemhan. Kunjungan KSAL Belanda itu, dalam rangka silaturahnmi sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dengan Belanda, khususnya TNI AL dan AL Belanda.
Selama ini kerja sama antara Angkatan Laut kedua negara telah menunjukan trend ke arah yang positif dengan meningkatnya kunjungan pejabat kedua Angkatan Laut, kerja sama di bidang pendidikan, pemberian asistensi dan akses perolehan informasi terkait penulisan Buku sejarah perjuangan TNI Angkatan Laut, serta pengadaan perlatahan pertahanan, termasuk di antaranya pengadaan kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal korvet SIGMA class. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Padang anugerahi pin emas kepada 12 tokoh atas kontribusi pembangunan
07 August 2025 18:55 WIB
Polri anugerahi Satya Lencana Dharma Nugraha bagi 410 personel Brimob
26 November 2024 21:10 WIB, 2024
Kemenkes anugerahi akademisi Unand atas hilirisasi produk kesehatan
11 November 2024 16:26 WIB, 2024
Mawardi Roska di anugerahi tokoh Keterbukaan Informasi oleh KI Sumbar
28 December 2023 17:27 WIB, 2023
Pesisir Selatan keenam kalinya di Anugerahi KI paling informatif di Sumbar
28 December 2023 16:57 WIB, 2023
UNP anugerahi Anwar Ibrahim doktor honoris causa bidang politik pendidikan
24 October 2018 10:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018