AS Putar 36 Film Masyarakat Sipil-Remaja
Rabu, 5 Februari 2014 16:06 WIB
Surabaya, (Antara) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutar 36 film tentang masyarakat sipil dan remaja AS dalam membentuk masa depan melalui program pemutaran film dokumenter yang disebut "American Film Showcase" (AFS) di berbagai daerah di Indonesia.
"Kami (Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya) menyelenggarakan AFS di Malang dengan memutar film tentang tema itu pada 3 dan 4 Februari 2014," kata Humas Konjen AS di Surabaya Andrew M. Veveiros, Rabu.
Dalam pemutaran film bekerja sama dengan Universitas Southern California School of Cinematic Arts itu, ia menjelaskan Program AFS di Indonesia menggarisbawahi peranan utama yang dimainkan oleh masyarakat sipil dalam merajut masa depan bangsa.
Selain itu, film yang diputar juga menggarisbawahi peran bagaimana remaja Amerika bekerja untuk membentuk masa depan bagi mereka sendiri.
"Kedua tema itu mengemuka pada semua film yang diputar dalam AFS, khususnya di film-film pilihan utama, seperti Brooklyn Castle, Inocente, dan G-Dog," katanya.
Dalam acara AFS, pihaknya juga mengadakan workshop film dan film screening di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Malang dengan menghadirkan sineas AS ternama, yakni Richard Pearce dan co-director AFS Alan Baker.
"Para pembuat film itu berbagi perspektif mereka tentang film-film Amerika dan proses karir mereka," katanya.
Selain itu , Pearce dan Baker juga berdiskusi secara interaktif dengan para pelaku sinematografi, dokumenter, produksi film, industri film, dan peneliti film dan pembangunan.
Sebelumnya (28/1), Konsul Jenderal AS di Surabaya, Joaquin F. Monserrate, mengajak warga Tionghoa untuk bersama-sama merayakan Tahun Baru Imlek 2565 di konsulat setempat.
Imlek itu dihadiri puluhan akademisi, mahasiswa, dan aktivis/pegiat sosial itu terlihat sejumlah tokoh China, di antaranya Prof Esther H Kuntjara (sejarahwan China dari Fakultas Sastra UK Petra) dan Lukito S Kartono (sosiolog dan peneliti Centre for Chinese Indonesian Studies UK Petra).
Selain itu, Oei Hiem Hwie (mantan tahanan politik dan pengampu perpustakaan China), Gatot Seger Santoso (Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia "Boen Bio" Surabaya), Dede Oetomo (ahli linguistik dan sosiolog keturunan China), Ardian Purwoseputro (ahli kajian China), dan sebagainya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasar Ternak Batusangkar kembali dibuka, hewan bergejala harus putar balik
02 June 2022 16:42 WIB, 2022
Hari pertama penyekatan di Padang, 600 kendaraan disuruh putar balik terbanyak mobil
14 July 2021 7:42 WIB, 2021
Polda Sumbar catat saat H+1 Lebaran, 392 orang diminta putar balik di pos perbatasan
16 May 2021 9:59 WIB, 2021
Pekan ini ada 146 kendaraan yang diputar balik di pos penyekatan Sumbar-Riau
15 May 2021 14:27 WIB, 2021
Tutup selama libur Lebaran, ratusan kendaraan menuju wisata Sasak Pasaman Barat disuruh berbalik
13 May 2021 18:49 WIB, 2021
1.284 kendaraan disuruh putar balik di perbatasan Sumbar saat larangan mudik
12 May 2021 20:39 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018