Pembudidayaan Bunga Krisan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Solok
Senin, 15 Oktober 2012 11:27 WIB
Bunga Krisan (ilustrasi)
Arosuka, Sumbar, (ANTARA) - Pembudidayaan bunga krisan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terbukti meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu, kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Miharka Maria.
Sejak tahun 2009, budi daya bunga krisan terus berkembang, bahkan saat ini sudah ada sekitar satu hektare lahan untuk pembudidayaan bunga tersebut, kata Miharka Maria di Arosuka, Sumbar, Senin.
Menurut dia, pembudidayaan bunga krisan di daerah itu dimulai pada tahun 2007, namun pada awalnya belum berkembang karena petani yang mengelolanya belum mengetahui tata cara untuk pengembangannya.
"Namun karena keuletan petani pada tahun 2009 budi daya bunga krisan mengalami perkembangan, terutama di dua nagari (desa adat), yaitu Aia Batumbuak, dan Batang Barus Kecamatan Gunung Talang," katanya.
Dia menambahkan, saat ini pengelolaan bunga krisan tersebut dilakukan oleh empat kelompok tani dengan jumlah anggota antara 15 sampai sekitar 60 orang per kelompok.
"Kami akan terus berupaya mendorong masyarakat agar pengembangan bunga krisan ini terus ditingkatkan, sehingga banyak petani yang bisa terlibat," katanya.
Dia menyatakan, saat ini petani tersebut telah mengembangkan dua jenis, yaitu Krisan Pot dan Krisan Potong dengan total 48 warna.
"Untuk jenis Krisan, kami sudah meiliki 30 warna, dan Krisan Potong 18 warna, dan ke depannya akan terus dikembangkan sehingga lebih banyak lagi warnanya" katanya.
Sementara untuk pemasarannya, imbuh Maria, adalah ke kabupaten/kota di Sumbar seperti Padangpanjang, Padang, Bukittinggi dan Provinsi Riau dengan kisaran harga 10 hingga 12 ribu setiap batang.
"Dari penjualan tersebut setidaknya bisa memperoleh keuntungan Rp15 juta - Rp20 juta dalam satu bulan bagi setiap kelompok," katanya. (*/lif/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perluas jaringan ke Padang, Dovlower buktikan usaha papan bunga berkembang pesat di Sumbar
20 January 2026 11:22 WIB
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Menunggu 12 tahun, bunga langka mekar sempurna di belakang rumah warga Agam (Video)
12 December 2025 18:43 WIB
BRIN teliti bunga rafflesia di Palupuh pastikan filogenetik di Malaysia (Video)
13 November 2025 6:19 WIB
Peringati Hari Pahlawan, Pemkot Padang Panjang gelar upacara dan tabur bunga di makam pahlawan
10 November 2025 17:03 WIB