Mentan: Pemerintah akan Buka Impor Hewan Kurban
Sabtu, 5 Oktober 2013 23:02 WIB
Pekalongan, (Antara) - Menteri Pertanian Suswono menyatakan pemerintah akan membuka pintu impor hewan kurban sebagai upaya menjaga ketersediaan daging menjelang perayaan Idul Adha.
"Dengan harga hewan kurban yang saat ini masih tinggi, pintu tambahan impor daging sapi masih tinggi. Harapannya, dengan tambahan termasuk sapi siap potong, mudah-mudahan harga bisa turun," katanya di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia mengatakan untuk menjaga keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Adha, pemerintah lebih konsentrasi terhadap kesehatan hewan kurban.
"Kami lebih konsentrasi bagaimana kondisi hewan-hewan yang dipotong untuk korban adalah hewan yang sehat karena beberapa penyakit yang berbahaya seperti anthrax, bisa mengakibatkan kematian pada yang mengonsumsi daging hewan tersebut," katanya.
Ia mengatakan bahwa Pemerintah Pusat telah menerjunkan survei dan memantau kesehatan hewan kurban.
"Akan tetapi, tentunya ujung tombak pengawasan kondisi hewan kurban ada pada pemerintah kabupate/ kota karena setiap daerah pasti memiliki dokter hewan untuk memeriksa kesehatan kondisi hewan itu," katanya.
Pada kunjungan di Kabupaten Pekalongan itu, Mentan juga menyampaikan petani yang mengalami gagal panen atau puso akan mendapatkan asuransi.
"Saat ini, lahan pertanian milik petani yang gagal panen atau puso akan diberi bantuan biaya pengolahan. Akan tetapi skema ke depan akan diatur melalui asuransi," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah pusat bantu perbaikan tiga rumah di Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi
13 February 2026 18:22 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
WFA Lebaran 2026 Ditetapkan, Pemerintah Imbau Perusahaan Tak Pangkas Cuti Karyawan
12 February 2026 16:03 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Kemenkum Sumbar perkuat perlindungan Songket Silungkang Sawahlunto untuk dukung UMKM
05 February 2026 17:36 WIB