
Kemenkum Sumbar perkuat perlindungan Songket Silungkang Sawahlunto untuk dukung UMKM

Sawahlunto (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Barat memperkuat perlindungan kekayaan intelektual Songket Silungkang di Kota Sawahlunto sebagai langkah menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat daya saing UMKM ekonomi kreatif daerah.
Kepala Kanwil Kemenkum Sumbar Alpius Sarumaha di Sawahlunto, Kamis, mengatakan perlindungan kekayaan intelektual menjadi instrumen penting agar produk unggulan daerah tidak mudah diklaim pihak lain, serta memberi kepastian hukum bagi perajin dalam mengembangkan pasar.
“Perlindungan kekayaan intelektual bukan hanya soal budaya, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi karena memperkuat posisi produk lokal di pasar,” kata dia.
Ia menyebut Sawahlunto telah memperoleh pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) Tahun 2025 yang diterbitkan Kemenkum pada 15 September 2025.
Selain itu, Songket Silungkang juga telah terdaftar sebagai Indikasi Geografis (IG) sejak 23 Agustus 2019, sehingga nama dan reputasi produk terlindungi secara resmi berdasarkan asal wilayah.
Menurut Alpius, penguatan perlindungan tersebut menjadi langkah strategis untuk mencegah pembajakan motif, penyalahgunaan nama Silungkang, serta peredaran produk tiruan yang berpotensi merugikan perajin dan UMKM.
Sementara Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengatakan perlindungan KIK dan IG sejalan dengan kebijakan pemerintah kota dalam menjaga warisan budaya tetap hidup melalui pendekatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
“Songket Silungkang bukan hanya identitas Sawahlunto, tetapi juga sumber penghidupan warga, sehingga perlindungan hukum dan penguatan pasar harus berjalan beriringan,” katanya.
Ia menilai perlindungan kekayaan intelektual memperkuat branding dan kepercayaan konsumen, sehingga membuka peluang lebih luas bagi UMKM songket untuk masuk ke pasar fesyen, pariwisata, dan industri kreatif.
Wali Kota menambahkan Pemerintah Kota Sawahlunto akan memperkuat pendampingan UMKM songket melalui penguatan kualitas produk, promosi yang lebih terarah, serta perluasan jejaring pasar agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin nyata bagi masyarakat.
Pewarta: Yudha Ahada
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
