Kementerian: Sudan Tahan 600 Orang Terkait "Vandalisme"
Sabtu, 28 September 2013 20:44 WIB
Khartoum, (Antara/AFP) - Kementerian Dalam Negeri Sudan, Jumat, mengatakan bahwa 600 orang telah ditangkap karena keterlibatan mereka dalam aksi demonstrasi anti-pemerintah yang mengguncang negara itu pekan ini.
Orang-orang "ditangkap karena berpartisipasi dalam tindakan vandalisme dan akan diadili pekan depan," kata pernyataan kementerian itu.
Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Khartoum dan kota kembarnya, Omdurman, Jumat, dalam aksi unjuk rasa yang telah memasuki hari kelima. Aksi unjuk rasa itu dipicu oleh pengurangan subsidi bahan bakar minyak yang kemudian berubah menjadi aksi sentimen anti-pemerintah.
Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa itu.
Aksi unjuk rasa baru terjadi pada Jumat malam di distrik-distrik timur ibu kota, dan polisi kembali menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
bungkam Sudan 1-0, Nigeria musnahkan asa Guinea-Bissau dengan menang 2-0
20 January 2022 6:37 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018