Populasi Gorila Gunung Naik Jadi 880
Selasa, 13 November 2012 21:37 WIB
Kampala, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Satu laporan sensus baru yang dikeluarkan oleh pemerintah Uganda pada Selasa memperlihatkan populasi global gorila gunung, yang terancam punah, telah bertambah jadi 880 dari 640 pada 1990-an.
Menurut laporan sensus itu, ada lebih dari 400 gorila gunung yang hidup di Bwindi Impenetrable National Park, yang berada di bagian barat-daya Uganda-- dan 480 gorila lagi di Virunga Massif, yang dibagi antara Uganda, Rwanda dan Republik Demokratik Kongo.
Jumlah baru tersebut memperlihatkan Uganda memiliki lebih dari separuh dari populasi hewan raksasa itu di dunia, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Selasa malam.
Para ilmuwan menyatakan peningkatan jumlah gorila tersebut berkaitan dengan kebijakan penanganan sumber daya alam yang diterapkan di daerah perlindungan.
"Bertambahnya populasi gorila sangat membesarkan hati, kami dulu biasa berbicara mengenai hanya terdapat 640 gorila gunung ketika pariwisata gorila dimulai pada 1992 tapi sekarang kami berbicara mengenai 880. Itu peningkatan yang sangat banyak bagi spesies yang sangat terancam tersebut," kata Gladys Kalema-Zikusoka, dokter gorila dan pendiri Pelestarian Melalui Kesehatan Masyarakat. Organisasi itu mendedikasikan diri pada keberadaan gorila gunung, yang terancam punah.
Ia mengatakan peningkatan jumlah itu tidak membuat gorila gunung dikeluarkan dari daftar spesies yang terancam sebab hewan tersebut masih menghadapi ancaman berupa penyakit dan pertumbuhan cepat populasi manusia --yang berbatasan dengan habitat mereka.
Gorila gunung dimasukkan ke dalam daftar oleh Organisasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan PBB sebagai sangat terancam.
Di Uganda, gorila tetap menjadi salah satu daya tarik terbesar pariwisata di negeri itu, dengan sumbangan lebih 80 persen dari penghasilan sektor pariwisata. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bahan tembakau gorila sintetis di Bandung: ganja sintetis dicampur metanol dan tembakau
06 March 2020 20:17 WIB, 2020
Hasil pengembangan dari pengedar, polisi ungkap pabrik rumahan tembakau gorila sintetis
03 March 2020 16:25 WIB, 2020
Polisi : Zaman semakin canggih, pengedar narkoba manfaatkan media sosial jalankan bisnis haram
08 February 2020 22:36 WIB, 2020
Polisi bongkar komplotan pengedar cairan vape mengandung tembakau gorila
28 October 2019 19:37 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018