Hipmi Minta Pejabat Fokus Cegah Dampak Krisis
Rabu, 28 Agustus 2013 15:10 WIB
Jakarta, (Antara) - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta pejabat pemerintah khususnya bidang ekonomi fokus dengan bidang tugasnya sehingga perekonomian Indonesia dapat terus maju dan terhindar dari dampak krisis global.
"Banyak pekerjaan rumah yang ada di depan kita, kondisi besok ditentukan sikap hari ini," kata Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, pemerintah harus konsisten dengan paket kebijakan yang telah ditetapkan dan segera melaksanakan sehingga dampak positifnya dapat segera dirasakan masyarakat. "Ini merupakan momen untuk menunjukkan kerja yang profesional," katanya.
Ia menyebutkan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah dan pemangku kepentingan lain seperti persiapan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN, masalah demografi, persiapan Pemilu 2014 dan lainnya. "Harus dilakukan perencanaaan dari sekarang," katanya.
Menurut dia, melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini lebih merupakan dampak kondisi perekonomian global. Organisasi itu minta agar kondisi saat ini tidak dimanfaatkan dan dipolitisasi untuk mencari keuntungan sendiri, yang justru akan memperburuk kondisi perekonomian.
"Kami instruksikan kepada seluruh anggota Hipmi untuk tidak melakukan kegiatan spekulasi terkait dengan depresiasi nilai tukar, " kata Raja Sapta.
Menurut dia, Hipmi mengajak dunia usaha tetap optimis dan meningkatkan kekompakan atau soliditas untuk mempertahankan perekonomian nasional tetap kuat dan berkembang maju.
Sementara itu Ketua Bidang II (Perbankan, Investasi dan Pasar Modal ) Hipmi, Alex Jahja Datuk meminta agar berbagai pihak menahan diri mengeluarkan pernyataan dan analisa yang dapat menimbulkan dampak negatif pada perekonomian.
"Pelemahan IHSG dan nilai tukar rupiah dalam dua minggu terakhir bisa berkembang ke sektor ekonomi yang lebih luas jika pasar tidak confidence," katanya.
Ia mengharapkan agar pejabat pemerintah khususnya penanggung jawab bidang ekonomi agar fokus di bidang masing-masing. "Paket kebijakan yang sudah diumumkan harus secepat mungkin dilaksanakan dan tidak hanya berhenti sekedar wacana saja," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Pemkot minta Kemenhub tambah petugas jaga perlintasan sebidang di Pariaman
24 January 2026 20:29 WIB
Hansi Flick minta Barcelona raih kemenangan di laga terakhir Liga Champions
22 January 2026 12:01 WIB