Pemberontak Bebaskan Sandera Kanada di Kolombia
Rabu, 28 Agustus 2013 6:36 WIB
Bogota, (Antara/AFP) - Pemberontak Kolombia ELN telah membebaskan seorang insinyur Kanada setelah menahannya selama lebih dari tujuh bulan, kata Komite Palang Merah Internasional Selasa.
Badan bantuan itu mengatakan dalam satu pernyataan bahwa Jernoc Wobert telah naik sebuah Helikopter ICRC dalam kesehatan yang baik dan sedang diterbangkan ke tempat yang aman.
Dikatakan ia diserahkan oleh ELN di daerah pedesaan di wilayah Bolivar selatan.
ICRC akan menyerahkan Wobert ke pihak berwenang Kolombia dan perwakilan Kedutaan Besar Kanada setelah mendarat di kota Barrancabermeja, terletak 400 kilometer (250 mil) di timur laut ibu kota Bogota.
ELN telah mengumumkan sebelumnya pada Selasa bahwa pihaknya akan membebaskan pria 47 tahun, yang bekerja untuk Mining Corporation Braeval itu.
Ia ditangkap oleh gerilyawan di utara Kolombia pada 18 Januari bersama dengan dua warga Peru dan tiga Kolombia yang dipekerjakan oleh perusahaan pertambangan berbasis di Toronto.
Orang Amerika Selatan itu dibebaskan sebulan kemudian, tetapi Tentara Pembebasan Nasional, atau ELN, tetap menahan Wobert, menuntut bahwa perusahaan menyerahkan hak pertambangannya.
Komandan tertinggi ELN Nicolas Rodriguez, yang juga dikenal sebagai Gabino, mengatakan dalam komentar di website kelompok itu menjelang pembebasan bahwa itu adalah "tindakan kemanusiaan"
dan ia berharap pembebasan itu akan dipandang sebagai "kontribusi untuk perdamaian di Kolombia."
"Kami ingin menggarisbawahi bahwa keberhasilan ini hasil yang menunjukkan bahwa pembicaraan solusi konflik adalah mungkin, bahkan jika ada kepentingan yang bersaing," kata Rodriguez mengatakan.
Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengatakan pekan lalu bahwa pembebasan Wobert akan menjadi langkah dalam arah yang tepat untuk pembicaraan awal antara Bogota dan ELN, yang memiliki sekitar 2.500 pejuang.
Sejak November, pemerintah Santos telah terlibat dalam pembicaraan dengan kelompok pemberontak negara terbesar itu, yakni Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia, atau FARC. Pembicaraan telah terjadi di Kuba.
Sebelum perundingan dimulai, FARC meninggalkan penculikan dan membebaskan sandera terakhir pada April tahun lalu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Pemkot Pariaman bebaskan retribusi masuk objek wisata pasca alami bencana
29 November 2025 16:10 WIB
Percepat penuntasan PTSL, Menteri Nusron dorong kolaborasi dengan Pemda bebaskan BPHTB bagi masyarakat kecil
17 October 2025 11:04 WIB
Pemkab Pasaman luncurkan akses internet gratis bebaskan daerah blankspot
04 September 2025 16:33 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018