KA Jurusan Merak-Madiun Dioperasikan 24 Juli
Sabtu, 20 Juli 2013 9:54 WIB
Kereta Api. (Antara)
Merak, (Antara) - PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan Kereta Api Krakatau Ekpres yang melayani rute Merak-Madiun 24 Juli 2013 untuk memudahkan pelayanan pemudik Lebaran.
"Pengopersian kereta itu diharapkan pemudik Lebaran yang turun dari kapal penyeberangan Merak-Bakauheni Lampung bisa langsung membeli tiket Merak-Madiun," kata Kepala Stasiun Merak M Badrus di Merak, Sabtu.
Menurut dia, selama ini pemudik yang hendak menggunakan jasa angkutan kereta dengan tujuan daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur harus berangkat melalui Stasiun Jakarta Kota, Senen, dan Gambir.
Namun, saat ini pemudik bisa langsung membeli tiket di Stasiun Merak.
Pelayanan ini, kata dia, tentu memberikan kemudahan bagi pemudik Lebaran.
"Kami terus memberikan pelayanan terbaik dengan membuka jalur Merak-Madiun," katanya.
Ia mengatakan, perjalanan KA Krakatau Ekpres rute Merak-Madiun membawa delapan rangkaian gerbong dengan kapasitas penumpang sebanyak 1.216 orang.
KA Krakatau Ekpres akan berhenti di setiap stasiun besar, termasuk Rangkasbitung.
Keberangkan KA tersebut dijadwalkan pagi melalui Stasiun Madiun dan tiba di Merak dinihari.
"Saya kira minat masyarakat menggunakan KA Krakatau Ekpres cukup tinggi," katanya.
Ia menjelaskan, pelayanan angkutan kereta jurusan Merak-Madiun kali pertama diberlakukan karena mudik Lebaran 2012 tidak ada.
Karena itu, masyarakat menyambut positif untuk memudahkan pelayanan arus mudik Lebaran dengan tidak gonta-ganti kereta.
Biasanya, pemudik jika berpergian ke Madiun harus membeli tiket ke Jakarta, tetapi sekarang bisa dilayani di Stasiun Merak.
"Kami saat ini sudah banyak masyarakat memesan tiket Merak-Madiun," ujarnya.
Menyinggung harga tiket Merak-Madiun, kata Badrus, pihaknya belum begitu mengetahui apakah penumpang dapat subsidi atau tidak.
Sebab harga tiket Merak-Madiun belum ada keputusan dari Kementerian Perhubungan RI.
Apabila, tarif tanpa subsidi akan dikenakan sekitar Rp185 ribu per orang.
Namun, jika tiket bersubsidi kewenangan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
"Kami berharap harga tiket secepatnya diberlakukan sehingga masyarakat bisa mengetahuinya," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penumpang Bus jurusan Bogor-Medan ditemukan meninggal di Bukittinggi
14 September 2024 19:02 WIB, 2024
Kapolresta Bukittinggi jenguk korban kecelakaan Bus ALS di RSAM Bukittinggi (Video)
16 April 2024 5:43 WIB, 2024
Bus ALS berpenumpang puluhan orang terbakar di Jalan Lintas Bukittinggi-Medan
13 March 2023 13:01 WIB, 2023
Terperosok lobang jalan, Angdes jurusan Kamang-Bukittinggi terjerembab masuk sawah
26 January 2023 13:26 WIB, 2023
Jurusan Antropologi Unand gelar seminar dan pameran etnofotografi Mentawai
17 May 2022 16:56 WIB, 2022
Seminar internasional ini diselenggarakan Jurusan Fisika FMIPA UNP pada September 2021
01 September 2021 17:08 WIB, 2021
Perampok bermodus travel jurusan Padang-Solok, Kepala Puskesmas Kayu Jao jadi korban
14 January 2021 11:14 WIB, 2021
Jurusan Bahasa Inggris UNP laksanakan konferensi internasional tahunan ke-8
06 November 2020 19:36 WIB, 2020