BPOM Ingatkan Masyarakat Waspadai Makanan Mengandung Boraks
Kamis, 11 Juli 2013 16:43 WIB
Badan Pengawasan Obat dan Makanan, (Antara)
Padang, (Antara) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Kota Padang mengingatkan masyarakat setempat untuk mewaspadai makanan yang menggunakan boraks terutama pada jajanan buka puasa yang dijual di pasar.
Salah satu ciri makanan yang mengandung boraks terlihat lebih segar dan cerah serta ketika dimakan terasa kenyal, kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Padang Antoni Asdi di Padang, Kamis.
Menurut dia, jenis penganan yang perlu diwaspadai dan patut diduga mengandung boraks berupa rumput laut, bakso, mi dan lainnya.
Cara untuk mengenalinya sebenarnya cukup sederhana, makanan yang mengandung boraks biasanya warnanya akan lebih mencolok dan terlihat cerah, kata dia.
Dikatakannya, jika hal tersebut dikonsumsi jelas akan membahayakan karena mengandung zat kimia yang dapat merusak tubuh.
Menurutnya, berdasarkan hasil razia yang dilakukan pada Ramadhan 2012 oleh BPOM, ditemukan makanan yang mengandung boraks pada beberapa pasar pabukoan yang ada di Padang.
Ia mengatakan, salah satu motif pedagang menggunakan boraks untuk menambah rasa menjadi lebih enak dan tampilannya lebih awet.
Untuk mencegah hal itu, BPOM akan mengelar razia makanan ke sejumlah pasar pabukoan yang ada di Padang bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Pasar.
Ia menambahkan kendala yang dihadapi dalam mengedukasi pedagang adalah mereka sebagian besar pedagang musiman, sehingga sulit untuk dilakukan pendataan untuk kemudian diberi penyuluhan. (*/wan)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP BUMN Rayakan HUT ke-28, Dony Oskaria ingatkan tujuan kontribusi maksimal bagi negara
13 April 2026 17:57 WIB
UNP wisuda 1.679 lulusan, Rektor ingatkan mahasiswa beradaptasi dengan perubahan
05 April 2026 18:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018