Biaya Pengambilan PRT Indonesia Menjadi 8.000 Ringgit
Selasa, 2 Juli 2013 11:48 WIB
Kuala Lumpur, (Antara) - Biaya pengambilan pembantu rumah (PRT) asal Indonesia akan dinaikkan dari 4,5 ribu ringgit menjadi 8 ribu ringgit (lebih kurang 24 juta rupiah-red), kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin.
Muhyiddin mengatakan, pemerintah Malaysia menyepakati penetapan biaya pengambilan PRT Indonesia itu setelah memperhitungkan segala biaya yang dikeluarkan kedua belah pihak.
"Ini sudah dikaji oleh semua pihak termasuk Indonesia. Mereka minta dengan alasan tidak mungkin mempertahankan biaya sebelumnya," katanya seperti dikutip berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Selasa.
Muhyiddin mengakui biaya tersebut sesuai meski dinilainya cukup tinggi. "Itu biaya yang kita setujui dengan perbandingan dengan negara penerima lain," katanya.
Keputusan penetapan biaya tersebut merupakan salah satu butir dalam nota kesepahaman 2011 antara Malaysia dan Indonesia mengenai pekerja domestik asal Indonesia, yang tertangguh pelaksanaannya sebelum ini.
Ia mengatakan, perubahan struktur biaya itu dibuat setelah memperhitungkan biaya pelatihan 200 jam, dokumen perjalanan, makanan dan penginapan sebelum diserahkan ke majikan.
Peningkatan biaya tersebut juga sudah termasuk biaya transportasi, pemeriksaan kesehatan, serta bayaran kepada agen di kedua negara.
Sementara itu, pihak berwenang juga memutuskan supaya kebijakan gaji minimum 2012 tidak dikenakan untuk pekerja asing yang menggunakan visa lawatan kerja kerja sementara (PLKS).
Pemerintah juga memutuskan untuk tidak lagi mengeluarkan Journey Perform Visa (JP Visa) mulai 1 Oktober 2013.
JP Visa dikeluarkan untuk WNI yang memasuki Malaysia dengan visa kunjungan sosial untuk mendapat pekerjaan di Malaysia.
Sebelumnya, Persatuan Agensi Pembantu Rumah Asing Malaysia (PAPA) mengumumkan, biaya pengambilan pembantu rumah Indonesia ditetapkan pada 6.500 ringgit. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua AMKI rilis buku pemikiran Prabowo Subianto jelang pengambilan sumpah Presiden RI
14 October 2024 18:17 WIB, 2024
Hadiri pengambilan sumpah, PJ Wako ucapkan selamat untuk Legislator yang dilantik
02 September 2024 9:31 WIB, 2024
Plh. Wako Padang Panjang, perempuanharus terlibat dalam pengambilan kebijakan
02 July 2024 16:04 WIB, 2024
Jasa Raharja adakan verifikasi data dan pengambilan atribut calon peserta mudik gratis
26 March 2024 16:54 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018