9.000 warga Batam daftar dalam posko GMHP
Selasa, 30 Oktober 2018 9:37 WIB
Ilustrasi - (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/pras./)
Batam, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 9.000 orang warga Kota Batam Kepulauan Riau mendaftar dalam Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang tersebar di seluruh kelurahan setempat, demi memastikan dirinya masuk Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019.
"Estimasi kami, ada 9.000 orang yang mendaftar di 64 posko di seluruh kota," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Sudarmadi di Batam, Selasa.
Pendaftaran pemilih di posko-posko itu dalam rangka melindungi hak pilih, demi memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.
Sudarmadi mengatakan KPU akan memverifikasi data yang masuk dengan data yang sudah ada agar jangan sampai ganda.
"Tapi itu belum fix (langsung dimasukan semua dalam DPT), bisa kurang bisa lebih, karena mungkin sudah ganda. Warga hanya malas tengok namanya di DPT, langsung mendaftar saja," kata Sudarmani.
Kini, data yang masuk itu masih diolah di PPS, hingga tanggal 3 November 2018, kemudian diinput menggunakan Sidalih oleh Panitia Pemilihan Kecamatan pada 6 November.
Selanjutnya, KPU akan melakukan sinkronisasi data yang masuk pada 7-11 November 2018, baru kemudian dilaksanakan rapat pleno penetapan Penyempurnaan DPT Hasil Perbaikan (DPT HP).
"Harapan kami setelah pleno tidak ada lagi salah-salah," kata dia.
Sebelumnya KPU telah menetapkan DPT HP Batam sebanyak 629.668 pemilih. (*)
"Estimasi kami, ada 9.000 orang yang mendaftar di 64 posko di seluruh kota," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Sudarmadi di Batam, Selasa.
Pendaftaran pemilih di posko-posko itu dalam rangka melindungi hak pilih, demi memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.
Sudarmadi mengatakan KPU akan memverifikasi data yang masuk dengan data yang sudah ada agar jangan sampai ganda.
"Tapi itu belum fix (langsung dimasukan semua dalam DPT), bisa kurang bisa lebih, karena mungkin sudah ganda. Warga hanya malas tengok namanya di DPT, langsung mendaftar saja," kata Sudarmani.
Kini, data yang masuk itu masih diolah di PPS, hingga tanggal 3 November 2018, kemudian diinput menggunakan Sidalih oleh Panitia Pemilihan Kecamatan pada 6 November.
Selanjutnya, KPU akan melakukan sinkronisasi data yang masuk pada 7-11 November 2018, baru kemudian dilaksanakan rapat pleno penetapan Penyempurnaan DPT Hasil Perbaikan (DPT HP).
"Harapan kami setelah pleno tidak ada lagi salah-salah," kata dia.
Sebelumnya KPU telah menetapkan DPT HP Batam sebanyak 629.668 pemilih. (*)
Pewarta : Jannatun Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Pesisir Selatan gelar program roadshow sosialisasi pendidikan pemilih pemula
19 November 2025 17:22 WIB
Bawaslu Pasaman Barat kerja sama dengan instansi pemerintah awasi data pemilih
22 October 2025 16:22 WIB
KPU Agam lakukan empat kali rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan
07 October 2025 9:07 WIB
Bawaslu Pasaman Barat temukan warga meninggal dunia-pindah domisili masuk data pemilih
29 September 2025 19:44 WIB
Bawaslu-Disdukcapil Pasaman Barat kerja sama awasi pemuktahiran data pemilih berkelanjutan
12 August 2025 15:24 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Tambahan TKD Rp108 miliar buat Kepulauan Mentawai. Wagub Vasko: Peluang percepatan pembangunan
07 March 2026 20:04 WIB
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB