Pusat komando perkembangan pembangunan diresmikan Gubernur Sumsel
Jumat, 7 September 2018 14:47 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. (Antara)
Palembang, (Antaranews Sumbar) - Pusat komando untuk memantau perkembangan pembangunan daerah terkini, dengan dukungan teknologi informasi diresmikan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin di Palembang, Jumat.
Pusat komando ini akan menjadi ruangan pusat pengendali data melalui jaringan, katanya usai meresmikan Pusat Komando Pemerintah Provinsi Sumsel itu.
Lebih lanjut dia mengatakan, jadi salah satu fungsi pusat komando antara lain dapat memonitor perkembangan terkini pembangunan daerah atau ruang monitor.
Keberadaan pusat komando itu, membuat pihaknya lebih mudah melihat perkembangan daerah baik dalam segi pembangunan maupun kendala yang dihadapi.
Pihaknya mengapresiasi kerja keras dari Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel yang memprakarsai pembangunan Sumsel Command Center, dan dapat diselesaikan hanya dalam waktu beberapa bulan saja.
Menurut dia, adanya pusat komando menjadikan pihaknya bisa mengendalikan provinsi ini dengan dukungan teknologi informasi.
Selain itu, pihaknya juga dapat berkomunikasi dengan 17 bupati dan wali kota sekaligus dapat melihat kondisi in real time di lokasi. Begitu juga bila terkoneksi dengan satelit, maka akan dapat melihat progres pembangunan Sumsel seperti pembangunan jembatan, dan juga mengontrol titik-titik api, ujar Alex pula.
Pelaksana Tugas Kadis Kominfo Sumsel Inanda Karina mengatakan, pusat komando ini merupakan langkah awal mewujudkan Sumsel sebagai 'smart province' untuk mengantisipasi perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat.
"Command center untuk memenuhi tuntutan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan modern, sehingga pemerintah harus dapat menyiapkan layanan internal maupun eksternal dengan sistem yang efektif, responsif, dan modern," katanya.(*)
Pusat komando ini akan menjadi ruangan pusat pengendali data melalui jaringan, katanya usai meresmikan Pusat Komando Pemerintah Provinsi Sumsel itu.
Lebih lanjut dia mengatakan, jadi salah satu fungsi pusat komando antara lain dapat memonitor perkembangan terkini pembangunan daerah atau ruang monitor.
Keberadaan pusat komando itu, membuat pihaknya lebih mudah melihat perkembangan daerah baik dalam segi pembangunan maupun kendala yang dihadapi.
Pihaknya mengapresiasi kerja keras dari Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel yang memprakarsai pembangunan Sumsel Command Center, dan dapat diselesaikan hanya dalam waktu beberapa bulan saja.
Menurut dia, adanya pusat komando menjadikan pihaknya bisa mengendalikan provinsi ini dengan dukungan teknologi informasi.
Selain itu, pihaknya juga dapat berkomunikasi dengan 17 bupati dan wali kota sekaligus dapat melihat kondisi in real time di lokasi. Begitu juga bila terkoneksi dengan satelit, maka akan dapat melihat progres pembangunan Sumsel seperti pembangunan jembatan, dan juga mengontrol titik-titik api, ujar Alex pula.
Pelaksana Tugas Kadis Kominfo Sumsel Inanda Karina mengatakan, pusat komando ini merupakan langkah awal mewujudkan Sumsel sebagai 'smart province' untuk mengantisipasi perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat.
"Command center untuk memenuhi tuntutan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan modern, sehingga pemerintah harus dapat menyiapkan layanan internal maupun eksternal dengan sistem yang efektif, responsif, dan modern," katanya.(*)
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin diperiksa 12 jam terkait kasus korupsi Pasar Cinde
22 April 2025 9:23 WIB
Kejagung tetapkan mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin tersangka korupsi PDPDE
16 September 2021 18:17 WIB, 2021
Alex Noerdin diperiksa Kejagung terkait dugaan korupsi dana hibah 2013
14 August 2019 19:55 WIB, 2019
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB
Polisi tingkatkan pengamanan jalur rawan kejahatan Lintas Bengkulu - Sumsel
31 December 2025 10:25 WIB
Dari 24 kasus tipikor, Polda Bengkulu selamatkan uang negara Rp3,5 miliar
30 December 2025 15:55 WIB