Forum Zakat Sumbar Belum Berjalan Baik
Senin, 18 Februari 2013 21:24 WIB
Padang, (Antara) - Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU (Pos Keadilan Peduli Ummat) Padang, yakni forum zakat yang telah terbentuk sejak beberapa tahun lalu di Sumatera Barat hingga saat ini belum berjalan dengan baik.
Kepala Cabang PKPU Padang Fatih Abdul Aziez di Padang, Senin, mengatakan bahwa seharusnya forum yang dibentuk untuk mensinergikan antara Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat mengkaji secara bersama-sama potensi untuk penghimpunannya.
"Harusnya forum zakat berjalan, untuk membahas rencana strategis dan pengelolaan zakat baik dari Baz ataupun Laz, agar lebih baik setiap saat, sebab dengan koordinasi yang baik tentu manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan zakat itu sendiri akan lebih teroganisir," kata Fatih.
Dia menambahkan, sebab itu, forum zakat tersebut harus berjalan lebih baik kedepanya, dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Forum zakat sendiri di Sumbar telah dibentuk sejak tahun 2010, dengan tujuan keberadaan BAZ dan LAZ semakin profesional dan transparan, sehingga penghimpunan zakat dapat ditingkatkan, dan banyak masyarakat yang bisa terbantu dari dana zakat yang terkumpul tersebut.
Sehubungan dengan itu, PKPU Padang juga menjelaskan, untuk lembaga zakat tersebut, pada 2012 telah mengumpulkan zakat dari masyarakat sebesar Rp3,8 miliar dan yang telah disalurkan mencapai 80 persen kepada yang membutuhkan, untuk pendidikan, keseharan, dan juga berkaitan dengan perekonomian.
Selain itu, untuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, pada 2012 juga mengumpulkan zakat khusu dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang langsung dipotong dari gaji mereka, sebanyak Rp20 miliar.
Demikian juga dengan LAZ Dompet Duafa, dan Rumah Zakat yang ada diderah itu, terus bekerja untuk mencari sumber zakat dan mengalokasikannya pada yang masyarakat yang membutuhkan, dengan cara yang profesional dan juga transparan.
"Daerah ini selain BAZ juga ada berbagai LAZ, dan perlu adanya satu terobosan dengan pemanfaatkan forum zakat tersebut saling bahu membahu mencari terobosan, agar potensi zakat yang belum terserap dapat dikumpulkan," jelasnya.
Fatih menambahkan, forum zakat yang dikomandani Baznas ini diharapkan harus berjalan, agar tumpang tindih penerima manfaat zakat dapat diminimalisir. (*/eko/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Padang Panjang harapkan Baznas 2025--2030 kelola zakat lebih profesional dan berkelanjutan
31 December 2025 4:43 WIB
Tegaskan transparansi, Pemkot Bukittinggi dan Baznas salurkan Rp 60 juta zakat
27 September 2025 13:06 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018