
Pemkab dorong BAZNas optimalkan pengelolaan zakat hingga ke Nagari

Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk lebih agresif lagi mencari sumber pendanaan hingga ke Nagari tidak hanya berfokus pada ASN dan masyarakat umum.
"Potensi zakat di Solok Selatan masih jauh lebih besar untuk itu Baznas bisa untuk memperluas cakupan zakat jangan fokus ke ASN dan masyarakat umum saja, tapi juga ke perusahaan yang ada," kata Bupati Solok Selatan Khairunas, di Padang Aro, Rabu.
Hal ini katanya, bisa dilakukan oleh lembaga pemerintah non struktural melalui sosialisasi dan pendekatan ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Solok Selatan.
Diharapkan pembayar zakat makin banyak, maka akan makin banyak pula mustahik (penerima zakat) yang akan merasakan manfaatnya.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengelolaan zakat yang profesional jika potensinya bisa digali lebih optimal lagi.
"Insyaallah zakat menjadi salah satu pilar penting dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan pendididikan, dan peningkatan ekonomi umat," katanya.
Dalam hal optimalisasi zakat di nagari, Bupati mengharapkan bisa dilakukannya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah nagari, dan Baznas.
Tak hanya menghimpun zakat dari masyarakat saja, namun juga dalam hal penyaluran kepada mustahik namun juga pelaksanaan program yang bermanfaat yang langsung menyentuh ke penerimanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Solok Selatan Zulfajriadi berharap, terlaksananya pengelolaan zakat yang terstruktur dan profesional di tingkat nagari melalui terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas di setiap nagari.
"Insyaallah dengan zakat yang dikelola dengan tanggungjawab, bisa mengentaskan kemiskinan di Indonesia, khususnya di Solok Selatan," ujarnya.
Pewarta: Erik Ifansya
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
