Jakarta, (Antara Sumbar) - Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk bisa meningkatkan kandungan dalam negeri terkait operasional perusahaan.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menerima panggilan Menko Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin, untuk membahas mengenai peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).
Menurut Edi, Luhut mendorong penggunaan produk dalam negeri untuk semua lini dalam operasional KAI, termasuk di level komponen.
"Secara umum, beliau (Luhut) memberikan arahan supaya produksi lokal itu digunakan. Saya pikir ide ini top, bagus," katanya.
Edi mengatakan pihaknya siap meningkatkan kandungan dalam negeri dalam operasional perusahaan.
KAI sendiri, lanjut Edi, telah sejak lama menggunakan kereta produksi PT INKA (Persero) untuk gerbong kereta.
Kendati demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut proyek mana yang secara spesifik akan ditingkatkan kandungan dalam negerinya.
Sebelumnya, Luhut yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM meminta peningkatan TKDN di sektor migas, di mana Pertamina diminta lebih banyak menggunakan pipa gas produksi dalam negeri.
Menurut dia, penggunaan produk-produk dalam negeri memiliki banyak manfaat seperti membuka lapangan kerja dan nilai tambah berupa pajak.
Ada pun dari sisi kualitas, produk dalam negeri akan membaik seiring berjalannya waktu.
"Saya memahami Pertamina dan (perusahaan-peruhaan) migas punya standar yang tinggi. Saat ini PN Gas masih banyak impor, sekarang harus dikurangi. Saya kan pantau ini. Pabrik pipa di Indonesia ada empat sekarang ini, mereka semua underutilized (belum dimanfaatkan)," katanya.
Ia mengatakan bahwa pipa-pipa buatan Indonesia harus lebih banyak digunakan perusahaan di Indonesia, karena pipa produksi dalam negeri ini memiliki kualitas yang memadai dan telah diekspor.
"Selama ini kita menggunakan pipa impor, 'enough is enough' (sudah cukup)," tutur Luhut. (*)