NP-WCC Gelar Diskusi Stop Kekerasan Terhadap Perempuan
Senin, 7 Desember 2015 21:00 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Padang, (AntaraSumbar) - Nurani Perempuan Women's Crisis Center (NP-WCC) Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan Diskusi Musikal "Sister in danger" dengan tema stop kekerasan seksual terhadap perempuan di Padang, Senin.
"Acara ini masih dalam rangkaian kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan, dimana acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat terutama mahasiswa tentang kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan," kata Koordinator Pendampingan Korban NP-WCC, Meri Ramhi Yenti di Padang, Senin.
Ia mengatakan pengetahuan dan informasi tentang kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan disampaikan melalui musik.
"Melalui dialog atau kampanye, biasanya kurang diminati oleh masyarakat terutama anak muda dan remaja sehingga dengan adanya kawan-kawan Simponi sehingga dapat menarik perhatian masyarakat dan informasi dapat tersampaikan dengan baik," katanya.
Ia menjelaskan Band Simponi juga ikut menyuarakan bahaya akan kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan. Sesuai dengan lagu dari Simponi yang berjudul "sister in danger".
"Lagu yang berjudul 'sister in danger' atau saudara perempuan dalam bahaya menyuarakan tentang bahaya kekerasan terhadap perempuan," katanya.
Ia mengharapkan masyarakat terutama anak muda memahami akan bahaya dari kekerasan seksual yang terjadi.
Ia menambahkan laki-laki memiliki hak untuk dapat menyuarakan isu-isu yang terkait tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan.
Mahasiswa Unes, Elin (19) mengatakan dengan adanya acara diskusi musikal ini, ia mendapatkan manfaat dan informasi.
"Lebih mengingatkan saya dalam bergaul dengan teman. Perempuan juga perlu dilindungi, dihormati dan tidak terjerumus pada pergaulan bebas," katanya.
Manfaat lainnya, ia dapat lebih menjaga diri agar tidak menjadi korban dan perempuan harus dihargai bukan malah menjadi korban kekerasan seksual. (cpw)
"Acara ini masih dalam rangkaian kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan, dimana acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat terutama mahasiswa tentang kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan," kata Koordinator Pendampingan Korban NP-WCC, Meri Ramhi Yenti di Padang, Senin.
Ia mengatakan pengetahuan dan informasi tentang kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan disampaikan melalui musik.
"Melalui dialog atau kampanye, biasanya kurang diminati oleh masyarakat terutama anak muda dan remaja sehingga dengan adanya kawan-kawan Simponi sehingga dapat menarik perhatian masyarakat dan informasi dapat tersampaikan dengan baik," katanya.
Ia menjelaskan Band Simponi juga ikut menyuarakan bahaya akan kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan. Sesuai dengan lagu dari Simponi yang berjudul "sister in danger".
"Lagu yang berjudul 'sister in danger' atau saudara perempuan dalam bahaya menyuarakan tentang bahaya kekerasan terhadap perempuan," katanya.
Ia mengharapkan masyarakat terutama anak muda memahami akan bahaya dari kekerasan seksual yang terjadi.
Ia menambahkan laki-laki memiliki hak untuk dapat menyuarakan isu-isu yang terkait tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan.
Mahasiswa Unes, Elin (19) mengatakan dengan adanya acara diskusi musikal ini, ia mendapatkan manfaat dan informasi.
"Lebih mengingatkan saya dalam bergaul dengan teman. Perempuan juga perlu dilindungi, dihormati dan tidak terjerumus pada pergaulan bebas," katanya.
Manfaat lainnya, ia dapat lebih menjaga diri agar tidak menjadi korban dan perempuan harus dihargai bukan malah menjadi korban kekerasan seksual. (cpw)
Pewarta : Ayu Widiyastuti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB
Polres Pasaman Barat tingkatkan edukasi cegah kekerasan perempuan dan anak
14 November 2025 18:10 WIB
DPMPPA Kota Solok Gelar Sosialisasi Peningkatan Peran Satgas PPA dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan
29 September 2025 13:52 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018