Pejabat: Selamatkan PNA dari Krisis Keuangan
Minggu, 13 Januari 2013 20:39 WIB
Ramallah, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Seorang pejabat senior Palestina, Ahad, menyeru negara Arab agar segera bertindak guna menyelamatkan Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) dari krisis keuangan parah dan tantangan politik serta ekonomi yang tak pernah ada sebelumnya.
Ahmed Majdalani, Menteri Tenaga Kerja PNA, memberitahu Xinhua dalam satu wawancara khusus --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad malam-- jika anggaran PNA tak didukung, akan terjadi keambrukan menyeluruh semua layanan yang diberikan PNA buat rakyat Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza.
"Negara Arab harus segera bertindak dan mendukung anggaran itu," kata Majdalani. Ia merujuk kepada pertemuan darurat yang diikuti oleh menteri luar negeri Arab dan Perdana Menteri PNA Salam Fayyad di Ibu Kota Mesir, Kairo, Ahad, guna membahas situasi krisis keuangan PNA.
"Fayyad akan menyerahkan laporan lengkap mengenai luasnya krisis keuangan dan konsekuensinya pada rakyat Palestina. Perdana Menteri itu juga akan menyeru para pemimpin negara Arab agar memikul tanggung jawab dan membantu pelaksanaan keputusan pertemuan puncak Liga Arab sebelumnya," kata Majdalani.
Pertemuan menteri luar negeri Arab tersebut diselenggarakan atas permintaan Lebanon untuk juga membahas situasi ribuan pengungsi Palestina dan Suriah yang melarikan diri ke Lebanon akibat konflik saat ini antara pemerintah Suriah dan pasukan oposisi.
"Krisis keuangan meningkat dan bertambah, kondisi tak pernah terjadi sebelumnya. Kebutuhan meningkat di tengah tantangan berat yang akan segera melumpuhkan operasi lembaga dan kelompok Palestina, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan," kata Majdalani di kantornya di Ramallah, Tepi Barat.
Ia menambahkan, "Tantangan ini juga mempengaruhi aparat keamanan Palestina serta kemampuannya untuk mengendalikan keamanan di Tepi Barat, yang berarti situasi sangat sulit."
"Ini memerlukan campur-tangan mendesak pihak Arab," katanya.
Majdalani juga mengatakan PNA sangat memerlukan 240 juta dolar AS untuk memenuhi komitmennya, terutama membayar gaji pegawainya, petugas keamanan dan pegawai negara. Ia menyampaikan pesimisme bahwa PNA akan memperoleh dukungan keuangan mendesak dari negara Arab. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gol Benjamin Sesko selamatkan Manchester United dari kekalahan kontra West Ham
11 February 2026 5:40 WIB
Gol Enzo Fernandez selamatkan Chelsea dari kekalahan kontra Manchester City
05 January 2026 5:24 WIB
Dari 24 kasus tipikor, Polda Bengkulu selamatkan uang negara Rp3,5 miliar
30 December 2025 15:55 WIB
Kejari Pasaman Barat selamatkan Rp617,8 juta uang negara dari kasus korupsi periode Januari-9 Desember 2025
09 December 2025 17:12 WIB
TRC Semen Padang dan tim Gabungan selamatkan tiga warga Koto Tuo Pauh dari terjangan arus Batang Kuranji
28 November 2025 15:55 WIB
Gadis cilik Bilqis kumpul keluarga, polisi diapresiasi dan para pelaku TPPO diproses hukum
11 November 2025 9:19 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018