Bandar Lampung, (AntaraSumbar) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebanyak 400.000 peserta Program Keluarga Harapan (PKH) akan "wisuda" atau dianggap sudah mandiri dan keluar sebagai peserta program pada 2015.
"Insya-Allah tahun ini ada 400.000 yang dianggap sudah mentas dan akan 'diwisuda'," kata Mensos saat meninjau pencairan PKH di Kantor Pos Kota Bandar Lampung, Minggu.
Sebanyak 400.000 mereka yang dianggap menjadi keluarga mandiri dan wisuda dari 3,5 juta peserta PKH. Tahun depan peserta PKH akan ditambah sebanyak 2,9 juta keluarga.
Mensos mengatakan, untuk PKH disiapkan agar setelah lima tahun peserta yang merupakan keluarga tidak mampu bisa mandiri dan menjadi keluarga sejahtera.
"Dalam program PKH, saya meminta proses integrasi seluruh program Kemsos, maksimal tahun ketiga mereka mendapatkan program intervensi rumah tinggal layak huni," tuturnya.
Kemudian pada tahun ke empat diintervensi bisa mendapatkan program Kelompok Usaha Bersama (Kube). Pada tahun kelima persiapan kemandirian dan tahun keenam disiapkan untuk diwisuda sebagai keluarga mandiri.
Menurut riset Kementerian Keuangan, satu-satunya program yang bisa memperpendek dan mempersempit kesenjangan sosial dari seluruh program penanganan fakir miskin.
PKH adalah bantuan tunai bersyarat dengan syarat ibu hamil agar memeriksa kehamilan tiga atau empat kali selama masa kehamilan mendapatkan Rp1 juta dalam empat kali pencairan.
Selain itu juga bagi keluarga yang memiliki balita, anak usia SD, SMP dan SMA masing-masing akan mendapatkan bantuan tunai Rp250 ribu, Rp500 ribu dan Rp750 ribu. (*)