Padang, (AntaraSumbar) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan masyarakat kurang mampu di daerah itu akan mendapat tambahan penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) hingga 14 kali tahun ini.


"Penambahan penyaluran raskin hingga 14 kali tahun ini telah menjadi bagian paket kebijakan ekonomi tahap I yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. Hal ini pasti akan dilaksanakan," kata Kepala Bulog Divre Sumbar Arjun Ansol Siregar di Padang, Senin.


Namun, pendistribusian raskin itu menurut dia masih harus menunggu surat perintah pengucuran dari Kementerian Sosial.


Hingga saat ini kami masih menunggu surat perintahnya. Untuk rencana penyaluran raskin 13, kemungkinan akhir September ini keluar. Sedangkan untuk penyaluran ke-14 mungkin di penghujung tahun, katanya.


Dia mengatakan, kuota untuk raskin tambahan tidak berbeda dengan raskin regular, yakni rumah tangga penerima manfaat sebanyak 275.431. Masing-masing rumah tangga mendapat jatah 15 Kilogram dengan harga tebus Rp 1.600/Kg.


Jumlahnya sama dengan yang reguler. Kita masih koordinasi dengan Pemprov Sumbar. Kalau surat perintah keluar, langsung kita distribusikan. Kita siap melaksanakan raskin tambahan ini, apalagi stok kita itu mencukupi hingga Februari 2016, katanya.


Sementara untuk penyaluran raskin regular bulan September menurut dia sebagian telah disalurkan.


Penyaluran bulan ini berjalan normal. Beberapa daerah sudah mulai distribusi yaitu untuk Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Solok, dan Agam, katanya.


Sementara untuk daerah lain seperti Mentawai masih ada tunggakan dan kendala transportasi karena wilayahnya kepulauan.


Meski demikian, penyaluran raskin tersebut akan dilakukan secepatnya.


Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumbar Wardarusmen mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima pemberitahuan secara resmi terkait panambahan penyaluran raskin itu.


"Nanti kalau sudah ada surat resminya, kita akan lakukan," katanya. (*)