Warga Tanam Pohon Pisang Ditengah Jalan
Senin, 7 Januari 2013 16:00 WIB
Warga menanam pohon pisang di tengah jalan di Jorong Durian Taruang Nagari Lubuak Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. (antara)
Padang Aro, Sumbar, (ANTARA) - Warga Jorong Durian Taruang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat melakukan protes kepada pemerintah dengan cara menanam dua batang pisang di tengah jalan raya menuju Lubuak Malako Kecamatan Sangir Jujuan.
Salah seorang warga Afridal Yuneri, di Padang Aro, Senin, mengatakan, kondisi jalan raya Lubuk Gadang Durian Taruang ini, sudah lama rusak dan tidak pernah ada perhatian pemerintah daerah.
"Akibat rusaknya jalan tersebut sudah sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut, tetapi tidak juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi," katanya.
Ia mengatakan, jalan tersebut merupakan milik provinsi dan sering dilewati pejabat daerah maupun provinsi bahkan Gubernur Irwan Prayitno Wakil Gubernur Muslim Kasim Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria pernah melewati jalan tersebut.
"Bahkan Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan sejumlah anggota DPRD lainnya setiap hari melewatinya jika pergi ke kantor," ujarnya.
Menurut dia, kondisi jalan ini tidak layak lagi apalagi berada di pusat pemerintah Kabupaten Solok Selatan yaitu Padang Aro.
Ironisnya menurut Afridal jalan ini sering dilewati pejabat Solok Selatan, wakil bupati dan ketua DPRD Solok Selatan, sementara daerah lain sudah banyak jalan yang bagus-bagus, namun jalan di Durian Taruang masih rusak.
Yang lebih menyedihkan lagi katanya, perbaikan jalan ini hanya dengan diberi pasir dan tanah licin.
"Sehingga dalam waktu sebulan ini saja sudah lebih 40 orang pengendara sepeda motor yang jatuh di lokasi dan belum lagi batu menerjang kaca rumah penduduk sekitar," katanya.
Akibat kondisi ini, Afridal didampingi sejumlah tokoh masyarakat setempat melakukan aksi protes dengan menanam sejumlah batang pisang dan membuat poster bertuliskan "Kado ulang tahun Kabupaten Solok Selatan ke sembilan".
Ia berharap, supaya jalan tersebut secepatnya diperbaiki oleh pemerintah daerah dan Provinsi.
"Jangan sampai menunggu korban jiwa terlebih dahulu baru jalan diperbaiki," imbuhnya.
Selain itu katanya, khusus bagi pemerintah provinsi supaya juga memperhatikan jalan yang menuju Solok Selatan khususnya dari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti sampai Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.
"Di sepanjang jalan tersebut terdapat banyak lubang dan kerusakan sudah sangat parah padahal itu merupakan satu-satunya akses ke Solok Selatan dari Ibukota Provinsi di Padang," jelasnya.
Lebih parah lagi katanya, akibat galian C yang dilakukan di sepanjang jalan dari Lembah Gumanti sampai Pantai Cermin kabupaten Solok tersebut sering terjadi longsor karena bekas galian C yang sudah tidak dikelola lagi. (**/rik/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Padang Panjang tanam pohon dan apresiasi guru berprestasi pada Hardiknas 2026
05 May 2026 17:53 WIB
Warga Pariaman manfaatkan sawah terbengkalai luas 1 hektare tanam ribuan batang cabai
31 March 2026 18:16 WIB
Pemkab Padang Pariaman minta Semen Padang bantu percepatan pemulihan pascabencana
05 February 2026 14:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018