6.200 RTS Pasaman Telah Cairkan PSKS
Rabu, 15 April 2015 14:48 WIB
Lubuk Sikaping, (Antara) - Sebanyak 6.200 rumah tangga sasaran di Pasaman, Sumatera Barat, telah mencairkan bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) 2015 sejak 11 April.
Kepala PT Pos Cabang Lubuk Sikaping, Dasril Hasra di Lubuk Sikaping, Rabu, mengatakan, "Pencairan tersebut baru sekitar 29 persen dari total 20.159 RTS penerima di 12 kecamatan."
Ia menambahkan, pencairan dana PSKS yang dilakukan kali ini untuk tiga bulan, yakni dari Januari hingga Maret 2015. Total setiap warga menerima Rp600 ribu.
Pencairan PSKS tersebut, masih menggunakan data tahun 2014, sebab untuk pendataan adalah kewenangan pemerintah. Sedangkan PT Pos hanya pelaksana pembayaran sehingga jika ada perubahan harus berdasarkan data dari pemerintah.
PT Pos masih menghadapi warga masyarakat yang tidak berhak atau bukan pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang tetap memaksa untuk dapat mencairkan dana PSKS, dan juga ada ketidaklengjkapan dokumen pendukung identitas penerima.
"Mengenai kendala tersebut, kami telah menjelaskan pada masyarakat, bahwa untuk program ini, penerimaan dana tidak bisa diwakilkan ataupun dikuasakan. Mmereka yang berhak harus mengambil langsung ke kantor pos ataupun lokasi yang telah ditentukan," jelasnya.
Sementara itu, untuk warga yang saat ini belum melakukan pencairan, ia menjelaskan, setiap penerima tidak perlu berdesak-desakan sebab jangka waktu pengambilannya cukup lama, bahkan dana yang ada tidak akan hangus hingga akhir tahun 2015.
"Untuk warga yang belum melakukan pencairan dana PSKS ini, kami minta tidak perlu khawatir dan berdesak-desakan, sebab dana tersebut tidak akan hangus hingga akhir tahun. Kami akan terus melayani masyarakat yang akan melakukan pengambilan dana tersebut, namun harus sesuai dengan mekanisme, dan syarat yang telah ditetapkan," jelasnya. (*/eko)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018