Lubuk Sikaping, (Antara) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), mengatakan jumlah penerima bantuan raskin di daerah itu untuk tahun 2015 mencapai 20.193 kepala keluarga (KK), dan segera disalurkan. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Padangan, Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Pasaman, Darius di Lubuk Sikaping, Selasa, mengatakanjumlah penerima bantuan dari pemerintah kepada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM), berupa raskin mencapai 20.193 KK untuk tahun ini. "Penyaluran raskin pada tahun ini paling cepat baru akan kami mulai pada Februari 2015, sebab saat ini masih dalam proses penyelesaian administrasi," sebutnya. Menurut dia, setiap RTS-PM nantinya menerima 15 kilogram beras dengan harga Rp1.600 per kilogram, dan akan disalurkan selama 12 bulan kedepan. Ia menjelaskan raskin merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu, meski saat ini Kabupaten Pasaman telah menjadi salah satu daerah pengasil beras di Sumbar. "Kami mengakui untuk kesejahteraan masyarakat ada indikatornya, dan memang jika kami lihat langsung ke lapangan, kesejahteraan pangan masih kurang, sebab itu beras raskin ini masih butuh untuk disalurkan," jelasnya. Darius menambahkan, selain itu juga masih ada kemungkinan masyarakat yang tergolong membutuhkan beras tersebut, yang belum mendapatkannya, karena tidak terdaftar sebagai penerima. Berdasarkan data pihak terkait, saat ini dari 20.193 KK yang terdaftar sebagai RTS-PM, sebanyak 3.114 KK berasal dari Kecamatan Dua Koto, kemudian 2.672 KK berasal dari Kecamatan Lubuk Sikaping, dan 2.164 KK berasal dari Kecamatan Panti. "Besarnya jumlah peneriam raskin tersebut di suatu kecamatan juga disebabkan jumlah penduduknya. Sebab itu bukan berarti daerah yang masuk RTS-PM terbanyak merupakan masyarakat yang rata-rata ekonominya rendah, sebab ada perhitungan tersendiri dalam penyaluran tersebut," jelasnya. Sementara terkait penyaluran raskin pada tahun 2014, katanya, telah selesai pendistribusiannya dengan total penyaluran raskin pada RTS-PM pada 2014 telah 100 persen. (*/eko)