Utusan PBB Adakan Pembicaraan dengan Pemberontak Suriah
Rabu, 10 Desember 2014 6:21 WIB
Beirut, (Antara/AFP) - Utusan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Suriah mengadakan pembicaraan "konstruktif" dengan kelompok pemberontak mengenai rencana untuk menangguhkan pertempuran di kota kedua Aleppo, kata juru bicaranya kepada AFP, Selasa.
Sehari setelah pertemuan Staffan de Mistura di Gaziantep, Turki, salah satu kepala pemberontak mengatakan ia menunggu "usulan tertulis PBB, dengan semua rinciannya, sebelum mengumumkan keputusan."
Juru bicara de Mistura itu, Juliette Touma, mengatakan bahwa utusan tersebut mengadakan pertemuan keenamnya "dengan perwakilan dari kelompok-kelompok bersenjata dan tidak bersenjata yang paling penting dari Aleppo menjadi konstruktif".
De Mistura mengumumkan rencananya untuk "membekukan" pertempuran pada akhir Oktober, setelah serangkaian upaya internasional gagal bernegosiasi mengakhiri konflik Suriah yang meletus pada Maret 2011 itu.
Dia telah mengatakan, Aleppo adalah "calon yang baik" untuk tawaran itu.
Aleppo telah dibagi antara kontrol rezim di barat dan kendali pemberontak di timur sejak pertengahan 2012.
Prakarsa de Mistura tidak mencakup "semua mekanisme yang diperlukan dan jaminan ", kata Qais Sheikh, kepala Dewan Komando Revolusioner (RCC), koalisi beberapa puluhan kelompok moderat dan kelompok oposisi dari kubu Islam.
Utusan "telah membangun rencananya pada serangkaian keyakinan yang berbeda dari kita," kata Sheikh, salah satu pemimpin yang bertemu dengan de Mistura.
"Jadi kami meminta dia untuk mengajukan rencana tertulis yang mencakup semua detail sehingga kita bisa mendiskusikannya di RCC dan dengan sekutu kami di oposisi," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018