Palestina: Abbas-Hollande akan Bertemu di Paris Jumat
Senin, 15 September 2014 7:16 WIB
Ramallah, Wilayah Palestina, (Antara/AFP) - Presiden Palestina Mahmud Abbas akan bertemu Presiden Prancis Francois Hollande di Paris Jumat, menjelang pidato kunci di Perserikatan Bangsa Bangsa, kata juru bicaranya.
Abbas akan menghabiskan dua hari di Paris sebelum menuju ke New York, di mana ia akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB, yang dibuka pada 24 September, kata juru bicaranya, Nabil Abu Rudeina, kepada AFP, Ahad.
Pemimpin Palestina itu akan menggunakan pidatonya di PBB untuk mencoba mendukung unjuk rasa atas prakarsa diplomatik baru untuk menetapkan tanggal mengakhiri pendudukan Israel.
Dia baru-baru ini memperoleh dukungan dari Liga Arab untuk rencananya itu, yang bertujuan untuk mengamankan mengakhiri pendudukan Israel dalam waktu tiga tahun dan pembentukan negara Palestina di wilayah yang diduduki Israel pada Perang Enam Hari tahun 1967.
Awal bulan ini, seorang pejabat senior Palestina mengatakan kepemimpinan akan mencari suara Dewan Keamanan PBB mengenai resolusi yang menetapkan tiga tahun batas waktu untuk mengakhiri pendudukan negara Yahudi itu, meskipun tahu rancangan tersebut akan diveto oleh Washington.
"Kami akan mencari resolusi Dewan Keamanan untuk mengakhiri pendudukan pada tanggal tertentu," kata Hanan Ashrawi, yang merupakan anggota badan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).
"Kita harus tahu bahwa pendudukan akan berakhir dalam waktu tiga tahun."
Dia juga mengangkat kemungkinan mencari bagian dari upaya serupa tetapi bukan resolusi yang mengikat oleh Majelis Umum PBB.
Jika, seperti yang diharapkan, tawaran Dewan Keamanan gagal, Palestina mengatakan kepada mereka akan mempertimbangkan segera-melacak permohonan untuk menjadi pihak pengadu di dalam Pengadilan Pidana Internasional.
Itu akan membuka jalan bagi kemungkinan penuntutan atas tindakan Israel di wilayah-wilayah pendudukan, termasuk selama perang 50-hari di Gaza yang berakhir pada 26 Agustus. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MUI: Operasi kelamin tak mengubah status seseorang dalam hukum agama
22 November 2024 15:22 WIB, 2024
Buya Anwar Abbas: Muswil adalah Momentum Kebanglitan Muhammadiyah Sumbar
24 December 2022 15:44 WIB, 2022
Waketum MUI apresiasi Kapolri yang telah mampu bongkar kasus Brigadir J sampai ke akar-akarnya
10 August 2022 8:01 WIB, 2022
Presiden Palestina minta dunia lindungi rakyatnya dari serangan tentara Israel di Tepi Barat
15 April 2022 13:34 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018