DPK : Sebagian Pakan Ikan Mengandung Zat Besi
Jumat, 12 September 2014 17:51 WIB
Lubukbasung, (Antara) - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Agam Ermanto mengatakan, hampir sebagian besar pakan ikan yang dipasarkan di Danau Maninjau mengandung zat besi.
"Ini berdasarkan hasil sampel pakan ikan yang kita periksa beberapa bulan lalu di Laboratorium Perikanan di Bungus Kota Padang," kata Ermanto di Lubukbasung, Jumat (12/9).
Sampel pakan ikan yang diperiksa itu, kata dia, mengadung zat besi yang sangat tinggi, sehingga daging ikan jenis nila, mas dan lainnya terkontaminasi dengan zat besi tersebut.
Untuk mengatasi ini, pihaknya telah menyampaikan dan meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menyurati produsen pakan ikan.
"Kita juga meminta Pemprov Sumbar untuk melakukan pengawasan peredaran pakan ikan," katanya.
Selain melaporkan ke Pemprov Sumbar, DKP Kabupaten Agam juga berharap kepada petani yang ada di Danau Maninjau untuk memberikan pakan ikan alami, karena DKP Kabupaten Agam telah memberikan mesin untuk membuat pakan ikan kepada petani.
"Kita telah memberikan bantuan sebanyak 15 unit mesin untuk membuat pakan kepada petani di Danau Maninjau," katanya.
Ermanto mengakui, dampak ikan yang terkontaminasi dengan zat besi dikosumsi manusia secara langsung belum terlihat. Tetapi lama kelamaan, kata dia, akan berdampak negatif terhadap kesehatan.
Sementara terhadap kondisi air Danau Maninjau kata dia sangat berdampak, karena warna air di Danau Maninjau akan berubah menjadi kuning.
Ia menambahkan, kebutuhan pakan ikan untuk 16.351 petak keramba jaring apung yang ada di Danau Maninjau sebanyak 60 ton per hari. Sedangkan produksi ikan jenis nila, mas dan lainnya sekitar 37.000 ton per tahun.
"Ikan ini dipasarkan di pasar tradisional di Kabupaten Agam, kabupaten dan kota di Sumbar, Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan dan lainnya," katanya. (**/ari/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Batang Sandir di Limapuluh Kota mengamuk, rusak padi, lubuk ikan larangan dan pipa Pamsimas
15 May 2026 18:26 WIB
Polresta Padang tersangkakan sopir truk penyebab kecelakaan beruntun di Padang Besi
12 May 2026 16:08 WIB