Kelompok Jihad Mesir Akui Pemboman Mematikan Sinai
Jumat, 5 September 2014 7:26 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Satu kelompok jihad Mesir di balik beberapa serangan paling mematikan terhadap pasukan keamanan menyatakan melakukan pemboman yang menewaskan 11 polisi di Semenanjung Sinai pekan ini.
Ansar Beit al-Maqdis (Partisan Yerusalem), satu kelompok terinspirasi Al-Qaida yang berbasis di Sinai, memasang video di YouTube Rabu yang dimaksudkan untuk menunjukkan penyergapan Selasa, serangan paling mematikan pada pasukan keamanan dalam beberapa bulan terakhir.
Rekaman itu menunjukkan pembawa personel lapis baja mengendarai mobil di jalan sebelum dilalap ledakan kuat yang mengirimkan potongan-potongan kendaraan terbang ke udara.
Seorang militan di balik ceria kamera. "Allah Maha Besar Mereka adalah musuh Allah."
"Segala puji bagi Allah, seorang perwira dan lebih dari 10 wajib militer telah tewas," kata pesan itu, menampilkan bendera Ansar Beit al-Maqdis.
Video itu menunjukkan senjata dan kartu identitas yang kata mereka diambil dari kendaraan yang hancur tersebut.
Polisi dan tentara telah melancarkan operasi besar-besaran di Sinai untuk mencoba menghancurkan kelompok-kelompok itu, yang menewaskan puluhan militan, termasuk beberapa dari pemimpin mereka.
Para pejuang jihad telah mengakui kehilangan beberapa pemimpin mereka, tetapi masih terus menyerang pasukan keamanan dan Badui yang diduga berkolaborasi dengan mereka.
Ansar Beit al-Maqdis melakukan serangan yang menewaskan puluhan polisi dan tentara sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Moursi tahun lalu.
Ia mengatakan, ia ingin menerapkan hukum Islam dan bahwa serangannya untuk membalas pembunuhan demonstran pro-Moursi oleh tentara dan polisi.
Kelompok ini sebelumnya telah memposting video yang menunjukkan serangan-serangan lainnya, termasuk usaha pembom bunuh diri untuk membunuh menteri dalam negeri di luar rumahnya di ibu kota pada September 2013. Namun Menteri Dalam Negeri Mohamed Ibrahim selamat.
Ansar Beit al-Maqdis diyakini dipimpin oleh militan Bedouin, dan beberapa kadernya telah dibunuh atau ditangkap setelah berjuang bersama para gerilyawan Islam di Suriah. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini penjelasan dokter tim PSS Sleman soal kondisi dua pemain asing mereka jelang hadapi Borneo
16 March 2023 6:42 WIB, 2023
Sebanyak 29 Santri MDTA Masjid Raya Jihad gelar khatam Al Quran di Pasaman
14 June 2021 16:39 WIB, 2021
Ketua DMI Sumbar: Menjadikan Bank Nagari jadi syariah merupakan jihad ekonomi
25 November 2020 15:30 WIB, 2020
ACT bagikan sembako di Masjid Jihad Perak dengan penerapan physical distancing
15 May 2020 0:05 WIB, 2020
Pengurus Masjid Jihad Perak Padang bagikan paket sembako pada mubalig dan kaum duafa terdampak COVID-19
18 April 2020 18:17 WIB, 2020
Polisi : Teroris Bogor target ledakkan bom di depan gedung KPU pada 22 Mei
18 May 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018