Kelompok Jihad Libya Katakan Tembak Jatuh Jet Pasukan Lawan
Sabtu, 30 Agustus 2014 20:26 WIB
Benghazi, Libya, (Antara/AFP) - Para petempur kelompok garis keras Libya Jumat mengatakan mereka menembak jatuh pesawat milik pasukan seorang jenderal pembangkang, tetapi satu sumber dekat dengan petugas mengatakan pesawat tersebut jatuh karena gangguan teknis.
Pesawat militer jatuh di Al-Baida di Libya timur setelah melakukan serangan udara menargetkan pejuang Islam di Derna di jauh timur, kata juru bicara Jenderal Khalifa Haftar.
Berbicara tanpa bersedia namanya disebutkan, sumber itu mengatakan kecelakaan itu terjadi karena kesalahan "teknis", dan menambahkan bahwa pilot tewas.
Tetapi kelompok jihad Ansar al-Sharia, yang diklasifikasikan Washington sebagai "organisasi teroris" mengatakan di jaringan sosial, bahwa kelompok militan yang menembakkan rudal ke pesawat itu.
Klaim ini tidak bisa dikonfirmasikan secara independen.
Haftar pada Mei melancarkan serangan yang dijuluki "Operation Dignity" terhadap kelompok Islamis garis keras di Benghazi, kota kedua Libya dan tempat kelahiran pemberontakan 2011 yang menggulingkan diktator Moamer Gaddafi.
Ansar al-Syariah berbasis di Benghazi dan dikatakan telah mengontrol 80 persen kota.
Libya telah meluncur ke dalam kekacauan sejak Gaddafi digulingkan dan dibunuh tiga tahun lalu, saat otoritas interim yang diperangi menghadapi milisi-milisi kuat yang berjuang untuk menggulingkan diktator veteran itu.
Akhir pekan lalu, para pejuang Islam merebut bandara Tripoli setelah berpekan-pekan pertempuran sengit dengan lawan nasionalis.
Dan krisis telah lebih diperdalam dengan faksi dukungan perdana menteri dan pihak parlemen yang bersaingan.
Pada Rabu, 15-anggota Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengadopsi resolusi untuk gencatan senjata segera di negara Afrika Utara yang kaya minyak itu dan memperketat embargo senjata.
Dewan juga bergerak untuk menjatuhkan sanksi terhadap milisi dan
pendukung politik mereka, di tengah meningkatnya alarm bahwa perang saudara besar-besaran bisa meletus di Libya. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini penjelasan dokter tim PSS Sleman soal kondisi dua pemain asing mereka jelang hadapi Borneo
16 March 2023 6:42 WIB, 2023
Sebanyak 29 Santri MDTA Masjid Raya Jihad gelar khatam Al Quran di Pasaman
14 June 2021 16:39 WIB, 2021
Ketua DMI Sumbar: Menjadikan Bank Nagari jadi syariah merupakan jihad ekonomi
25 November 2020 15:30 WIB, 2020
ACT bagikan sembako di Masjid Jihad Perak dengan penerapan physical distancing
15 May 2020 0:05 WIB, 2020
Pengurus Masjid Jihad Perak Padang bagikan paket sembako pada mubalig dan kaum duafa terdampak COVID-19
18 April 2020 18:17 WIB, 2020
Polisi : Teroris Bogor target ledakkan bom di depan gedung KPU pada 22 Mei
18 May 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018