Polres Tanahdatar Turunkan 243 Personel Pengamanan TdS
Jumat, 6 Juni 2014 18:28 WIB
Batusangkar, (Antara) - Kepolisian Resor Tanahdatar, Sumatera Barat, menurunkan sebanyak 243 personel dalam mengamankan kegiatan Tour de Singkarak (TdS) 2014 di daerah itu.
"Polri dengan dukungan personel TNI, Satpol Pamong Praja, Dinas Perhubungan, SAR, BPBD, Pemadam Kebakaran dan kesehatan menyatakan siap mengamankan pelaksanaan Tour de Singkarak 2014," ucap Kapolres Tanahdatar AKBP Nina Febri Linda di Batusangkar, Jumat (6/6).
Tekad itu disampaikan Kapolres pada apel kesiapan pengamanan TdS di Lapangan Cindua Mato Batusangkar yang dihadiri Sekretaris Daerah Hardiman, Dandim 0307 Tanahdatar Letkol Kav. Sutrisno Wibowo, dan seluruh personel pengamanan TdS.
Kapolres menyebut dari pengalaman pelaksanaan TdS sebelumnya, sukses pengamanan diperlukan pengertian dan kesadaran berbagai pihak khususnya masyarakat.
"Dalam pengamanan, kita tidak bisa berjalan sendiri, maka perlu digalang potensi masyarakat serta pihak yang terlibat dalam kegiatan ini," ucapnya.
Ia mengharapkan setiap personel pengamanan dapat mengenali wilayah tugasnya dan melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab yang mengedepankan sikap profesional serta bersikap tegas dan humanis.
Potensi kerawanan keamanan yang timbul sebagai sebuah fenomena dalam masyarakat harus dikelola dengan baik sehingga tidak berkembang menjadi kerawanan Kamtibmas yang dapat mengganggu pelaksanaan TdS.
"Untuk itu mari kita sukseskan iven internasional ini dengan melaksanakan tugas pengamanan sebaik-baiknya dan rasa tanggung jawab," harapnya.
Sementara itu, Sekda Hardiman menyampaikan Tanahdatar akan dilalui para pebalap nasional dan mancanegara sebanyak 4 stage yaitu stage 3 (9/6), stage 4 (10/6), stage 5 (11/6) dan stage 6 (12/6).
Ia menjelaskan Stage 3 dimulai di Kantor Bupati Limapuluh Kota menuju Kelok 9, Tanjung Pati, Kota Payakumbuh, Halaban, Balai Tangah (Tanahdatar), Puncak Pato, Sungayang dan finish di Istano Basa Pagaruyung.
Pada Stage 4 yang digelar Selasa (10/6) dimulai di Jam Gadang Bukittinggi menuju Padang Luar, Kecamatan X Koto, Kota Padang Panjang, Lembah Anai, Sicincin, Kota Pariaman, Lubuk Basung, Danau Maninjau, Kelok 44 dan finis di Puncak Lawang Agam.
Pada Stage 5 yang digelar Rabu (11/6) dimulai di Ngalau Indah Payakumbuh menuju Baso, Tabek Patah (Tanahdatar), Sungai Tarab, Kota Batusangkar, Dobok, Rambatan, Ombilin dan finish di Dermaga Danau Singkarak.
Pada Stage 6 yang digelar Kamis (12-6) dimulai di depan Pasar Kota Padang Panjang menuju Kubu Kerambil (Tanahdatar), Pariangan, Lima Kaum, Batusangkar, Pagaruyung, Guguak Cino, Talawi (Sawahlunto), Muaro Kalaban dan finish di Kota Solok.
Haediman menyebut khusus Stage 3 yang berakhir di objek wisata Istano Basa Pagaruyung, para pebalap dan undangan dijamu makan siang bajamba di atas rumah gadang Istano Basa Pagaruyung.
"Makan bajamba merupakan tradisi masyarakat Tanahdatar dimana makan di atas rumah adat. Hal ini merupakan penghormatan kepada tamu dan pebalap yang datang dari berbagai negara," tuturnya.
Para pebalap dan tamu undangan, jelasnya, akan dipakaikan kain sarung untuk menaiki Istano Basa Pagaruyung sehingga tidak ada yang memakai celana pendek menaiki rumah gadang. (**/fan/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gelar kegiatan olahraga saat pandemi COVID-19 di Tanahdatar, Disporpora sedang rancang SOPnya
23 June 2021 14:55 WIB, 2021
Peringati AIDS sedunia, Dinkes Tanah Datar kampanye bahaya dan penularan
01 December 2019 18:04 WIB, 2019
Kabupaten Tanah Datar Masuk Kategori Sedang Dalam Indeks Ketahanan Daerah
21 December 2017 11:33 WIB, 2017