Senin, 24 April 2017 - 28 Rajab 1438 H

BMKG: Awan-Awan Hujan Sumbar Bergerak ke Selatan

(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Padang, (Antara Sumbar) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan awan-awan hujan yang tumbuh di provinsi itu mulai bergerak ke Sumatera Bagian Selatan.

"Awan-awan hujan muali bergerak ke Sumatera Bagian Selatan sehingga kondisi cuaca Sumbar tiga hari kedepan cenderung kering," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Padangpariaman, Budi Samiadji saat dikonfirmasi dari Padang, Jumat.

Ia mengatakan hal tersebut karena saat ini Sumbar dalam masa peralihan dari musim basah ke musim kering dan juga disebabkan oleh adanya pola siklonik caleb di Barat daya Sumatera.

Pola siklonik caleb tersebut, terangnya yang menyebabkan pergerakan awan-awan hujan yang ada di Sumbar bealih ke Sumatera bagian selatan.

"Namun potensi hujan lokal masih ada," ujarnya.

Potensi hujan lokal, katanya terjadi di Mentawai, Kabupaten Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Agam khususnya di kawasan Maninjau, Malalak, Tiku.

Selanjutnya di Kota Padang, Kabupaten Limapuluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat bagian timur dan Dharmasraya, Solok Selatan.

Tidak hanya hujan, namun juga potensi angin agak kencang dengan kecepatan 30 sampai 35 Kilometer per jam yang biasanya terjadi pada siang hari Mentawai, Padang, Padangariaman bagian barat, Kota Pariaman,Tiku, Pasaman Barat.

"Dampak dari itu bisa berupa longsor, banjir dan genangan air di Pasaman Barat bagian utara, Sijunjung, Dharmasraya, Limapuluh Kota bagian selatan dan timur,Malalak, Balingka, Sitinjau, Lembah Gumanti, Solok Selatan bagian selatan dan Pasaman bagian utara," katanya.

Untuk itu, Budi mengimbau masyarakat agar mewaspadai waspadai perubahan cuaca mendadak. "Masyarakat yang hendak keluar rumah sebaiknya membawa jas hujan dan payung karena cuaca yang rentan berubah-ubah," ujar dia.

Pihaknya akan memperbaharui informasi jika ada perubahan dinamika atmosfer. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi
        Sebagai primata yang dikenal cukup pintar, beruk (kera besar yang berekor pendek dan kecil) memang ...
Baca Juga