Surya Paloh Sindir Negarawan Turun Jadi Politikus

id Surya Paloh Sindir Negarawan Turun Jadi Politikus

Makassar, (Antara) - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menyinddir negarawan yang turun menjadi politikus dalam orasi politiknya di Makassar. "Seorang negarawan seharusnya jangan turun jadi polikus, karena Indonesia krisis negarawan," kata Surya Paloh di depan ribuan simpatisannya yang memenuhi Lapangan sepak bola Emmy Saelan Makassar, Sabtu. Saat dikonfirmasi usai orasi, Surya menegaskan bahwa Indonesia yang besar saat ini sedang defisit (krisis) negarawan dan inflasi (kelebihan) politisi. "Sukar kita memilih siapa negarawan di Indonesia ini," kata pendiri Partai Nasdem ini. Surya nengatakan kondisi ini menjadi tantangan agar bisa melahirkan negarawan yang baru, termasuk tanggung jawab partai politik untuk mencetaknya. "Partai politik jangan hanya menghasilkan seorang politisi, tetapi memunculkan negarawan-negarawan yang baru," harap Surya Paloh. Menurut dia, dengan memunculkan politisi yang memiliki karakter negarawan, maka politisi tersebut tidak selalu menyalahkan orang tetapi bisa saling bahu-membahu menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa. Dengan banyaknya negarawan yang dihasilkan partai politik, maka sikap saling menyalahkan antarpartai politik jadi turun dan bisa saling bahu-membahu demi kemajuan bangsa. Surya Paloh, saat berorasi juga menyinggung para pemimpin yang hanya melakukan kebijakan yang populis saja. "Itu kebijakan yang salah, harus dihentikan," tegasnya. Kampanye Akbar Partai Nasdem di lapangan sepak bola Emmy Saelan ini juga menampilkan kelompok musik "Band Raja" dan beberapa penyanyi dangdut lokal untuk menarik simpatisannya. Banyaknya simpatisan yang datang dan kurang tertibnya peserta kampanye membuat macet total Jalan Hertasning dan jalan sekitarnya. Melihat antusiasme simpatisan di Makassar ini, Surya Paloh yakin partainya menargetkan minimal empat kursi DPR RI diraih di Sulsel. "Kalau melihat simpatisan dan caleg-caleg yang ada, minimal empat kursi dapat diraih," kata Surya Paloh. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.