Solok Selatan Promosikan Pariwisata Lewat FTV

id Solok Selatan Promosikan Pariwisata Lewat FTV

Padang Aro, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bekerjasama dengan AS Production akan mempromosikan pariwisata serta objek wisata yang menarik di daerah itu melalui Film Televisi (FTV). Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, di Padang Aro, Kamis, mengatakan kedatangan tim yang akan melakukan syuting FTV di daerah itu bisa mempromosikan pariwisata daerah itu melalui film. "Kita sangat mendukung adanya syuting film di Solok Selatan karena ini akan menginformasikan ke daerah lain bahwa pariwisata di kabupaten itu sangat banyak dan indah," katanya. Untuk itu, imbuhnya, pemerintah setempat mendukung penuh kegiatan itu dan memberikan dukungan kepada AS Production. "Kami siap memberikan dukungan penuh dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan, karena ini juga akan memperkenalkan keindahan alam Solok Selatan," katanya. Sutradara FTV yang akan melakukan syuting di Solok Selatan, Yogi Yose, mengatakan mereka membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah seperti fasilitas untuk menginap bagi para kru sebanyak 40-50 orang. Selain itu, katanya, untuk membawa kru dari Jakarta ke Sumatera Barat membutuhkan angkutan darat sehingga pihaknya berharap pemerintah setempat bisa menyediakannya. Dia mengatakan, untuk pembuatan FTV di Solok Selatan direncanakan sebanyak enam judul dengan menonjolkan keindahan alam dan potensi wisata yang ada. Dia mengatakan, dengan adanya syuting FTV ini secara langsung akan mempromosikan wisata di daerah itu tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. "Jika daerah ingin mempromosikan wisatanya lewat stasiun televisi swasta bisa memakan biaya Rp800 juta setiap setengah jam tayang. Namun dengan FTV yang berdurasi dua jam tidak harus mengeluarkan biaya banyak dan ini merupakan keuntungan sendiri," katanya. Hal ini, imbuhnya, karena dalam pelaksanaan syuting FTV ini 70 persen akan berada di luar ruangan dan hanya 30 persen di dalam ruangan. Dia menambahkan, pembuatan FTV ini direncanakan di dua daerah di Sumatera Barat yaitu Solok Selatan dan Padang Panjang. "Kita punya pengalaman pahit dalam melakukan syuting di Sumbar oleh karena itu kita minta dukungan pemerintah daerah," katanya. Selain itu, tambahnya, ini juga memberikan peluang bagi putra-putri daerah untuk tampil karena pihaknya hanya membawa 4-5 artis dari Jakarta sebagai peran utamanya. (*/rik/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.