Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Zaki "Ubed" Ubaidillah mempermalukan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-19, 20-22, 21-19 pada partai final untuk menjuarai Thailand Masters 2026, Minggu.
Itu menjadi kali pertama Ubed mengalahkan Panitchaphon setelah selalu kalah pada dua pertemuan sebelumnya yakni di Toyota International Challenge 2024 dan Kumamoto Masters Japan 2025.
"Sangat luar biasa senang, campur aduk rasanya dan tidak menyangka bisa juara," kata Ubed, dikutip dalam keterangan resmi dari PBSI.
Ubed mengawali gim pertama tak terlalu baik, namun ia bangkit pada fase akhir setelah sempat tertinggal 10-11 di interval. Panitchaphon memetik empat poin beruntun untuk mendekatkannya dengan kemenangan dalam skor 19-16.
Namun, Ubed enggan menyerah begitu saja. Bermain di hadapan pendukung lawan, pebulu tangkis 18 tahun itu bangkit dengan memetik lima poin beruntun untuk menyegel kemenangan 21-19.
Pada gim kedua, Panitchaphon memulai laga dengan ganas. Dia memimpin 5-0, yang dilanjutkan dengan 11-7 di interval. Kendati demikian, Ubed tidak membiarkan Panitchaphon menang mudah.
Dia mendapatkan empat poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 18-17. Sayangnya, pada akhir gim, pebulu tangkis kelahiran Sampang, Madura, itu lengah. Panitchaphon pun kembali membalikkan keadaan, 20-22.
Laga ketat berlangsung pada gim penentuan. Seperti jalannya dua gim pertama, persaingan kedua tunggal putra ini sengit setelah interval.
Ubed terus tertinggal sampai skor 17-18. Ia menyamakan poin 18-18 dan kemudian tampil lebih solid. Tak ingin mengulangi kesalahannya di gim kedua, Ubed memenangi poin-poin penting di fase akhir gim ketiga. Dia pun menyelesaikan gim tersebut 21-19, menutup laga berdurasi satu jam 18 menit itu dengan kemenangan.
"Untuk pendukung lawan cukup ramai hari ini, namun itu malah bikin saya tambah semangat. Karena lawan tuan rumah pastinya tidak mau kalah juga," ucap Ubed tentang atmosfer bermain di hadapan pendukung lawan.
Itu menjadi gelar pertama Ubed pada 2026 setelah sebelumnya hanya mencapai 16 besar Indonesia Masters, di mana dia dihentikan wakil Singapura, Loh Kean Yew, 19-21, 10-21.
Dalam perjalanannya menjadi juara Thailand Masters, Ubed mengalahkan lima tunggal putra dari negara berbeda, salah satunya memenangi perlawanan melawan rekan senegaranya sendiri yang sebelumnya menjadi juara Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan, di babak semifinal dengan skor 21-18, 21-14.
"Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, PBSI, PB Djarum dan semuanya. Saya berharap bisa lebih baik, dan berikutnya bisa mendapatkan gelar Super 500 ke atas," tutur Ubed, yang merupakan tunggal putra 44 dunia.
Kemenangan Ubed membuat Indonesia memborong empat gelar dari Thailand Masters 2026 setelah sebelumnya menang di sektor ganda putri (Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti), ganda putra (Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana), dan ganda campuran (Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil).
